BINJAI, SABTANEWA.COM – Upaya penanganan korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh terus digencarkan, terutama untuk menjangkau wilayah-wilayah yang terisolasi akibat rusaknya akses darat. Dalam semangat solidaritas dan kecepatan tanggap, Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 11/Wira Bhuana Yudha (WBY) bersama RSU Mahkota Bidadari dilaporkan turut serta dalam penyaluran bantuan logistik dan medis melalui jalur laut. Bantuan Via Kapal Cepat Menuju Lokasi Terdampak Pengiriman bantuan logistik melalui jalur laut menjadi pilihan strategis untuk memastikan bantuan dapat tiba dengan cepat di titik-titik yang sangat membutuhkan, seperti wilayah Kota Langsa dll. Batalyon Arhanud 11/WBY, sebagai bagian dari kekuatan TNI yang beroperasi di wilayah Sumatera, memberikan dukungan penuh dalam aspek pengamanan dan pendistribusian. Keterlibatan Yonarhanud 11/WBY menunjukkan kesiapan TNI Angkatan Darat dalam operasi bantuan kemanusiaan (OMSP) di luar tugas utamanya menja...
SABTANEWS COM - DAIRI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan menyelenggarakan 'Doa bersama Manabur Boni' (red: Doa Menabur Benih) jelang musim tanam padi pertengahan tahun ini.
Doa bersama para petani ini digelar di Gereja HKBP Hutarakyat, Kecamatan Sidikalang, Kamis (15/5/2025).
"Ya, sebagaimana arahan bapak bupati, kita ingin mendorong percepatan tanam padi sawah pada Mei 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ini juga bentuk komitmen kecil kita bersama warga mewujudkan kemandirian petani secara khusus jemaat HKBP Hutarakyat, "kata Kepala Dinas Pertanian, Robot Simanullang usai kebaktian dan Doa bersama.
"Lewat kebaktian ini, kita berharap, benih yang akan ditanam akan mendapat berkat dari Tuhan yang maha kuasa sehingga Doa dan harapan kita bersama hasil panen mendatangpun akan melimpah, " Ujarnya lagi.
Robot Simanullang menekankan dengan 72 persen penduduk Dairi adalah petani, menjadi alasan pentingnya peran desa dalam pembangunan daerah, terutama pada sektor ketahanan pangan.
“Desa adalah tumpuan pembangunan bangsa, dan petani adalah tumpuan ketahanan pangan. Kita dapat memulai dukungan terhadap program pemerintah pusat melalui kegiatan penanaman benih padi di area persawahan kita,” ujar Robot.
Sementara itu, Pdt. Kadir Manullang dalam khotbahnya juga menyampaikan, Doa bersama ini adalah wujud bahwa gereja juga turut mengambil peran mendukung penuh program ketahanan pangan dari pemerintah. Gereja hadir memberi dorongan dan motivasi secara spiritual, bahwa ditengah ketidakpastian, dan gejolak ekonomi global, sektor pertanian menjadi sektor yang paling dianggap aman.
"Untuk itu, Jangan mengandalkan kemampuanmu semata,libatkan Tuhan dalam setiap aktifitas kehidupan. Jadi, marilah secara bersama, secara serentak menabur benih, menjalankan program pemerintah demi kesejahteraan kita bersama," ucap pendeta.
Hadir juga, Kepala Bidang Penyuluhan, Sukaedah Angkat, Kepala Bidang Ketahanan Pangan,Tetty R.R.Situmorang SP, Staf bidang TPH, Mariaty B Hasibuan AMd, Penyuluh Desa Huta Rakyat dan Koord PPL Kec Sidikalang, serta para pengurus Gereja HKBP Hutarakyat. (Gandali)
Komentar
Posting Komentar