Perempuan Riau Inisiasi Pemecahan Rekor MURI Tari Zapin untuk Lestarikan Budaya Melayu


PEKANBARU, SABTANEWS.COM – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Riau menginisiasi kegiatan pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Tari Zapin dengan busana Kebaya Labuh Kekek sebagai upaya melestarikan budaya Melayu. Kegiatan tersebut direncanakan akan digelar pada 11 Januari 2026 di Pekanbaru.

Ketua Umum BKOW Riau Adrias Hariyanto menyampaikan hal tersebut dalam dialog interaktif bertajuk “Bersatu dalam Gerak Zapin, Lestarikan Budaya Melayu” di RRI Pro 1 Pekanbaru, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan 40 organisasi perempuan yang tergabung dalam BKOW Riau serta didukung oleh sekitar 80 tokoh perempuan dari berbagai latar belakang. Antusiasme perempuan Riau terhadap tari zapin menjadi dorongan utama digelarnya kegiatan tersebut.

“Melihat besarnya minat dan semangat kaum ibu di Riau dalam menari zapin, kami berinisiatif menyatukan gerak ini dalam satu kegiatan besar sebagai upaya pelestarian budaya,” ujar Adrias.

Menurutnya, Tari Zapin Bismillah dipilih sebagai tarian yang akan ditampilkan karena mencerminkan identitas budaya Melayu Riau yang sarat dengan nilai religius. Sementara itu, penggunaan Kebaya Labuh Kekek dimaksudkan untuk memperkenalkan busana tradisional Melayu yang menjunjung nilai kesantunan dan sesuai dengan ajaran Islam.

“Melalui kebaya labuh kekek, kami ingin menunjukkan bahwa keindahan perempuan Melayu tercermin dari kesantunan dan etika berpakaian. Ini bagian dari jati diri budaya kita,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Perempuan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau yang juga Ketua Panitia kegiatan, Dinawati, mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan sejak Oktober 2025 melalui serangkaian rapat dan latihan rutin.

Ia menyebutkan, latihan tari dilaksanakan dua kali dalam sepekan di halaman Helipad Kediaman Gubernur Riau. Hingga kini, persiapan telah memasuki tahap akhir dengan dua kali latihan tersisa menjelang pelaksanaan.

“Pada Minggu mendatang, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, kami juga akan melakukan penampilan terbuka kepada masyarakat,” ujar Dinawati.

Melalui kegiatan ini, BKOW Riau berharap pelestarian budaya Melayu, khususnya Tari Zapin dan busana tradisional Kebaya Labuh Kekek, dapat terus diwariskan kepada generasi muda serta semakin dikenal secara luas di tingkat nasional.

(Mediacenter Riau/nb)

Komentar

POPULER

Kemenangan Kongres Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas LancangKuning Periode 2026–2027

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Waspada Penipuan WhatsApp, Pelaku Catut Nama dan Foto Rahmat Handayani di Pekanbaru

Sekum DPP SPI Apresiasi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Atas Pelunasan Hutang Pemko Pekanbaru di Akhir Tahun 2025

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

Himpunan Mahasiswa Hukum Perdata FH UIR Gelar Kuliah Umum dan Teken MoA dengan FH UNISSULA

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit