Kebakaran pertama kali diketahui oleh Nurmadi, petugas keamanan yang bertugas menjaga pintu masuk, sekitar pukul 22.10 WIB.
“Saat itu saksi sedang berpatroli dan tiba-tiba melihat kepulan asap,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy Ismail, Rabu (7/1).
Setelah menerima laporan sekitar pukul 22.11 WIB, tim pemadam kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.
Namun, setibanya di lokasi, tim pemadam mengalami kesulitan karena Ruang Kesra diselimuti asap tebal.
“Sekitar 10 menit melakukan penyisiran, akhirnya sumber api diketahui dan langsung dilakukan pemadaman,” jelas Junaidy.
Menurut Junaidy, api membakar lemari yang berada di Ruang Kesra. Proses pemadaman melibatkan personel gabungan dari Damkar Inhil, BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Padupai, serta PSMTI Inhil.
“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah tim gabungan melakukan pemadaman,” kata Junaidy.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh percikan api akibat korsleting arus pendek pada instalasi listrik di Ruang Kesra. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” pungkas Junaidy.
(Mediacenter Riau/hb)

Komentar
Posting Komentar