Langsung ke konten utama

Deteksi Dini, Kalapas Ajak Warga Binaan Ciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat

BANDAR LAMPUNG, SABTANEWS.COM  – Kegiatan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) yang digelar Lapas Kelas I Bandar Lampung pada Kamis (8/1/2026) tidak hanya berfokus pada pemeriksaan. Kepala Lapas, Ike Rahmawati, memanfaatkan momen ini untuk menggerakkan kesadaran Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan. Saat menyisir area blok hunian bersama pejabat struktural, Kalapas berdialog langsung dengan para penghuni kamar. Ia menekankan bahwa tanggung jawab menciptakan lingkungan yang sehat bukan hanya tugas petugas, melainkan tanggung jawab seluruh penghuni blok. Ike Rahmawati secara persuasif mengajak warga binaan untuk rutin membersihkan kamar, merapikan barang-barang, dan menjaga sanitasi toilet. Menurutnya, lingkungan yang bersih adalah kunci utama kesehatan fisik dan ketenangan batin selama menjalani masa pidana. "Saya minta rekan-rekan warga binaan semua peduli. Anggap ini rumah sendiri sementara waktu. Ayo ciptakan lin...

Saat Aspal Tak Lagi Berpeluk Banjir: Ikhtiar SF Hariyanto untuk Jalan Sudirman Ujung yang Mengharuskan Perbaikan Serius


Jalan Sudirman Ujung, Pekanbaru, Riau.

PEKANBARU, SABTANEWS.COM - Di utara Pekanbaru, ketika aspal bertemu dengan air gambut  Sungai Siak, sebuah persoalan klasik kembali meradang. Jalan Sembilang atau Sudirman Ujung kini tak ubahnya kubangan yang menyandera mobilitas warga, membuat denyut nadi transportasi antara Rumbai dan pusat kota tersendat oleh genangan air setinggi lutut orang dewasa.

Melihat penderitaan warga yang terjebak dalam kemacetan panjang dan kepungan air, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto turun langsung meninjau lokasi pada Selasa (6/1). Di bawah sisa-sisa hujan yang membasahi Bumi Lancang Kuning, ia menyaksikan bagaimana kekuatan air perlahan menghancurkan fondasi jalan yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat.

SF Hariyanto menegaskan bahwa metode perbaikan konvensional tak lagi mempan melawan hukum alam di lokasi tersebut. "Jadi solusinya nanti jalan ini akan kita naikkan. Itu yang tadi saya bilang, setiap dilakukan perbaikan overlay rusak, overlay rusak, berapa biayanya? Kita naikkan saja jalannya selevel dengan parit Belanda, dengan Jembatan Siak IV," tegasnya dengan penuh keyakinan.

Bagi sang pemimpin, memaksakan aspal baru di atas lahan yang terus terendam adalah sebuah kesia-siaan yang memakan anggaran. Karakteristik jalan yang berbentuk cekungan membuatnya rentan menjadi penampung air, apalagi saat Sungai Siak meluap akibat intensitas hujan tinggi dalam dua pekan terakhir, yang membuat drainase di kedua sisi jalan kehilangan fungsinya.

Lemahnya sistem drainase dan fenomena alam ini diakui menjadi penyebab utama rapuhnya kekuatan jalan. SF Hariyanto menjelaskan bahwa setiap kali debit air naik, aspal akan tenggelam dan kehilangan daya ikatnya. Sejauh apa pun upaya pembenahan dilakukan, selama jalan berada di bawah permukaan air, kerusakan akan terus menghantui sebagai siklus yang tak berujung.

Sebagai langkah darurat, Plt Gubri telah menginstruksikan Dinas PUPR-PKPP untuk segera melakukan penimbunan pada lubang-lubang yang menganga agar masyarakat dapat melintas dengan lebih aman. Langkah sementara ini diambil sembari menunggu genangan air surut sepenuhnya sebelum konstruksi yang lebih permanen dan kokoh mulai dikerjakan.

Visi besar untuk meninggikan jalan ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan tentang menjaga martabat akses publik. Ia menekankan pentingnya jalur ini bagi warga Rumbai yang menuju jantung kota.

"Mudah-mudahan segera akan kita perbaiki setelah kondisi jalan tidak tergenang air lagi. Jika anggaran cukup, kita tinggikan jalan ini agar tidak ada lagi genangan air," tambahnya.

Kini, warga yang bermukim dan melintas di sekitar Jembatan Siak IV menggantungkan harapan pada rencana tersebut. Mereka merindukan masa di mana perjalanan tak lagi dihantui oleh bayang-bayang banjir dan kerusakan berulang, menanti sebuah solusi nyata dari pemimpin yang berani melawan arus demi kenyamanan bersama.

(Mediacenter Riau/ji)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...