Langsung ke konten utama

Sukses Tata Lalu Lintas dan Parkir, Tantangan Pelayanan Publik Menanti Plt Kadishub Pekanbaru

PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru dalam mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan utama patut diapresiasi. Melalui rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sejak 2015 hingga 2025, Dishub dinilai berhasil menjawab persoalan klasik kemacetan tanpa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Sekretaris DPP Solidaritas Pers Indonesia (SPI), Sabam Tanjung, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Dishub Pekanbaru dalam menata lalu lintas, perparkiran, penerangan jalan, hingga pengelolaan transportasi umum seperti Trans Metro Pekanbaru. “Salah satu contoh nyata keberhasilan itu terlihat di Kawasan Kompleks Masjid Agung An-Nur. Puluhan tahun kawasan ini selalu macet, terutama pagi dan sore hari saat aktivitas sekolah dan masyarakat. Namun dengan rekayasa yang tepat, kemacetan bisa terurai tanpa kekecewaan warga,” ujar Sabam. Rekayasa Masjid Agung Jadi Titik Awal Pada 2015, Dishub Pekanbaru melakukan rekayasa lalu lintas di kaw...

Kapten.CPM. Agus Setiawan : Siap Bermitra dan Tidak Alergi Dengan Wartawan


TANAH KATO, SABTANEWS.COM -  -  Selama ini yang penulis tahu wartawan, LSM maupun Organisasi jarang sekali ingin berkunjung ke Kantor Polisi Militer, karena terkesan kaku, tidak bersahabat bahkan angker,...!!!. Begitu juga dengan Kantor Subdenpom 1/2-1 Tanah Karo, selama ini dinilai tertutup dengan dunia luar, sangat susah untuk sekedar bertamu dengan komandannya.

Namun kesan itu terbantahkan setelah Subdenpom 1/2-1 Tanah Karo dikomandoi oleh Kapten. CPM. Agus Setiawan, Putra Sunda dengan logat Batak ini, bahkan hampir setiap hari menerima tamu khususnya dari kalangan media, jadi komandan satu ini, " Tidak Alergi Dengan Wartawan", siapapun yang berkunjung diterima dengan baik.

Dari perbincangan hangat dengan penulis, Dansubdenpom yang ramah ini mengatakan, mengapa kita mesti Alergi dengan Wartawan,..? Wartawan merupakan " Mitra Kerja " kita, karena dari rekan-rekan wartawan juga kita dapat mengetahui informasi yang tidak kita ketahui, kalau kita hanya mengandalkan anggota, kan personil kita sangat terbatas, jika bermitra dengan Wartawan kita bisa dapat informasi yang tidak kita ketahui apa yang terjadi di Tanah Karo ini, karena wartawan merupakan " Jendela Dunia ", tentu lebih banyak tahu tentang informasi yang tengah berkembang, ujar Kapten CPM Agus Setiawan dengan penuh keakraban.

Lanjutnya, saya senang jika rekan-rekan ,Media, LSM dan Organisasi mau berkunjung dan berbagi informasi dengan kita, namun tentu sifatnya jangan menyampaikan informasi bohong alias hoax. Mari kita sama-sama menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di Bumi Turang ini, apalagi Tanah Karo Simalem dikenal dengan Daerah Tujuan Wisata di Sumatera Utara, jadi keamanan dan kenyamanan wisatawan harus kita perhatikan, ujarnya lagi.

Dari perbincangan tersebut penulis terkesan dengan kata-kata Dansubdenpom 1/2-1 Tanah Karo, Kapten.CPM. Agus Setiawan, " Mari kita jaga anak-anak kita dari pengaruh narkoba, kalau sudah jadi pecandu narkoba, lebih baik mati saja, karena hiduppun tidak akan berguna lagi". Karena apapun ceritanya semua, penjagaan itu dimulai dari orang tua, dari dalam rumahlah yang paling utama, pesannya sembari menutup perbincangan.   (Lia Hambali)

Editor ST

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...