LABUHAN BATU, SABTANEWS.COM - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 02/Tanjung Leidong Kodim 0209/Labuhanbatu Sertu Erwin melaksanakan pendampingan kepada petani dalam perawatan tanaman padi jenis IR 32 di lahan seluas 9 hektare milik Mandan Nasution, yang berlokasi di Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (21/1/2026). Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kodim 0209/Labuhanbatu yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Babinsa. Pendampingan dilakukan sejak tahap pengolahan lahan, penanaman benih, perawatan tanaman, hingga nantinya memasuki masa panen, guna memastikan hasil pertanian berjalan optimal dan sesuai target pemerintah. Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian untuk memberikan edukasi kepada petani, baik melalui penyuluhan maupun pendampingan langsung di lahan. Langkah ini ber...
PEKANBARU, SABTANEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melanjutkan upaya penanganan banjir di kawasan Pasar Cik Puan. Normalisasi drainase induk yang selama ini tersumbat kembali dilakukan secara intensif.
"Upaya ini guna mengurangi genangan air yang kerap dikeluhkan pedagang dan warga," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah, Senin (5/1/2025).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari gotong royong bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta gabungan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Pekanbaru yang telah dilakukan sebelumnya. Pasca gotong royong bersama Forkopimda dan OPD, Dinas PUPR masih terus bergerak di kawasan Pasar Cik Puan untuk menormalkan drainase induk yang tersumbat dan kerap menyebabkan banjir.
"Guna mempercepat proses pengerjaan, kami menurunkan dua unit alat berat," ujar Edu, sapaan akrabnya.
Satu unit digunakan untuk pengerukan sedimen. Sementara, satu unit lainnya difungsikan untuk membongkar lantai beton yang menutup hampir seluruh saluran drainase.
"Saya sempat meninjau langsung lokasi pekerjaan bersama wali kota dan wakil wali kota beberapa waktu lalu," ungkap Edu.
Selain mengerahkan alat berat, Dinas PUPR juga menurunkan pasukan kuning. Hal ini guna membantu pekerjaan di titik-titik yang tidak dapat dijangkau alat berat. Alat berat ini sekaligus mengangkut material penghambat aliran air seperti sedimen dan sampah.
“Material endapan dan sampah yang menumpuk selama ini menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran air sehingga memperparah kondisi drainase,” jelas Edu.
Dinas PUPR turut menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan sementara selama proses pekerjaan berlangsung, baik terhadap aktivitas berkendara maupun kegiatan warga di sekitar lokasi. Pemko Pekanbaru berharap, melalui normalisasi drainase ini, permasalahan banjir di kawasan Pasar Cik Puan dapat diminimalkan. (Kominfo11/RD5)

Komentar
Posting Komentar