Langsung ke konten utama

Koramil 02/TL Dukung Swasembada Pangan, Koramil 02/TL Dampingi Petani Padi di Kualuh Hilir

LABUHAN BATU, SABTANEWS.COM - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 02/Tanjung Leidong Kodim 0209/Labuhanbatu Sertu Erwin melaksanakan pendampingan kepada petani dalam perawatan tanaman padi jenis IR 32 di lahan seluas 9 hektare milik Mandan Nasution, yang berlokasi di Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (21/1/2026). Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kodim 0209/Labuhanbatu yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Babinsa. Pendampingan dilakukan sejak tahap pengolahan lahan, penanaman benih, perawatan tanaman, hingga nantinya memasuki masa panen, guna memastikan hasil pertanian berjalan optimal dan sesuai target pemerintah. Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian untuk memberikan edukasi kepada petani, baik melalui penyuluhan maupun pendampingan langsung di lahan. Langkah ini ber...

Pelaksana Tugas Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto : Defisit Rp1,2 Triliun, ASN Pemprov Riau Diminta Kerja Maksimal


PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk bekerja lebih maksimal dan fokus menyelesaikan program skala prioritas di tengah kondisi defisit anggaran daerah yang mencapai Rp1,2 triliun.

Penegasan tersebut disampaikan SF Hariyanto, saat memimpin Apel Perdana Tahun 2026 bersama seluruh ASN Pemprov Riau di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Senin (5/1/2026). 

Ia menekankan bahwa penyelesaian tunda bayar dan tunda salur menjadi pekerjaan paling mendesak yang harus segera dituntaskan.

“Semua tugas itu penting, tapi ada yang jauh lebih penting. Yang paling prioritas saat ini adalah menyelesaikan tunda bayar dan tunda salur karena itu sangat dinantikan masyarakat,” tegasnya.

SF Hariyanto mengakui bahwa sepanjang 2025, kinerja pemerintah daerah belum sepenuhnya maksimal, terutama dalam penyelesaian kewajiban tunda bayar. Namun demikian, ia memastikan seluruh jajaran telah berupaya keras sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

“Kondisi keuangan kita memang berat. Tapi di 2026 ini saya minta seluruh ASN bekerja dengan penuh tanggung jawab dan meningkatkan kinerja agar persoalan tunda bayar dan tunda salur bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Memasuki tahun anggaran 2026, Plt Gubernur juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) fokus pada kegiatan yang benar-benar prioritas dan realistis. Seluruh program, kata dia, harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang masih dalam tahap pemulihan.

“Semua kegiatan sudah kita sepakati bersama kepala OPD dan inspektorat. Yang sudah disepakati itu harus dikerjakan dan tidak boleh berubah di tengah jalan,” kata SF Hariyanto.

Ia juga mengingatkan agar OPD tidak kembali membuka peluang lelang tambahan terhadap kegiatan yang telah ditetapkan, karena berpotensi menimbulkan pembengkakan anggaran dan memperberat beban keuangan daerah.

Dalam kondisi fiskal yang penuh tantangan, SF Hariyanto mengajak seluruh jajaran Pemprov Riau mengedepankan kebersamaan dan kejujuran. 

Menurutnya, dua hal tersebut menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan defisit anggaran. “Saya minta kebersamaan dan kejujuran. Insyaallah, tanpa gaduh dan ribut-ribut, defisit ini bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Terkait pendapatan daerah, Plt Gubri optimistis target APBD 2026 sebesar Rp8,3 triliun masih realistis untuk dicapai. Pemprov Riau, kata dia, telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak ketiga, termasuk perusahaan besar yang beroperasi di Riau, guna mendukung pencapaian target tersebut.

“Target pendapatan sudah kita tetapkan Rp8,3 triliun. Kita optimistis karena sudah bertemu dengan pihak ketiga seperti PHR dan lainnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemprov Riau juga memastikan tetap melanjutkan sejumlah proyek infrastruktur strategis pada 2026. Salah satunya pembebasan lahan untuk pembangunan flyover di Jalan Garuda Sakti yang telah mendapat persetujuan pemerintah pusat.

“Tahun ini kita mulai pembebasan lahan flyover Garuda Sakti. Untuk fisiknya nanti dari pusat,” ungkapnya.

Selain itu, Jalan HR Soebrantas juga ditetapkan sebagai skala prioritas karena menjadi jalur utama lintas regional. SF Hariyanto menilai peningkatan kapasitas jalan tersebut mendesak untuk mengantisipasi kemacetan yang kian parah.

Pemprov Riau juga akan melakukan penataan ulang Simpang SKA Pekanbaru. Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah penghapusan lampu lalu lintas di kawasan tersebut serta penutupan akses tertentu guna melancarkan arus kendaraan.

Tidak hanya fokus pada belanja dan infrastruktur, Pemprov Riau juga berencana membentuk atau menambah Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk mengoptimalkan pendapatan pajak daerah. Menurut SF Hariyanto, masih banyak objek pajak potensial yang belum tergarap maksimal akibat keterbatasan kewenangan penyidikan.

“Kita banyak objek pajak, tapi tidak bisa menyidik karena PPNS kita terbatas,” katanya.

Ia pun meminta Sekretaris Daerah Provinsi Riau untuk menyiapkan dan melatih ASN agar dapat ditugaskan sebagai PPNS, sehingga optimalisasi pendapatan daerah dapat dilakukan lebih efektif.

Menutup arahannya, Plt Gubernur Riau kembali mengingatkan seluruh ASN untuk meningkatkan etos kerja dan kualitas pelayanan publik di tahun 2026.

“Tahun 2025 memang berat. Di 2026 ini mari kita bekerja lebih baik, lebih fokus, dan tetap menjaga kekompakan,” pungkas SF Hariyanto. ***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...