Langsung ke konten utama

Koramil 02/TL Dukung Swasembada Pangan, Koramil 02/TL Dampingi Petani Padi di Kualuh Hilir

LABUHAN BATU, SABTANEWS.COM - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 02/Tanjung Leidong Kodim 0209/Labuhanbatu Sertu Erwin melaksanakan pendampingan kepada petani dalam perawatan tanaman padi jenis IR 32 di lahan seluas 9 hektare milik Mandan Nasution, yang berlokasi di Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (21/1/2026). Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kodim 0209/Labuhanbatu yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Babinsa. Pendampingan dilakukan sejak tahap pengolahan lahan, penanaman benih, perawatan tanaman, hingga nantinya memasuki masa panen, guna memastikan hasil pertanian berjalan optimal dan sesuai target pemerintah. Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian untuk memberikan edukasi kepada petani, baik melalui penyuluhan maupun pendampingan langsung di lahan. Langkah ini ber...

Kapolres Pasaman Barat Tegas Bantah Pembiaran Tambang Emas Ilegal: Tidak Ada “Uang Payung”, Gakkum dan Sosialisasi Terus Berjalan


PASAMAN BARAT, SABTANEWS.COM — Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto dengan tegas membantah tudingan adanya pembiaran aktivitas tambang emas ilegal (PETI) serta isu setoran yang disebut sebagai “uang payung” kepada oknum anggota kepolisian di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

AKBP Agung menegaskan bahwa Polres Pasaman Barat tidak pernah mentolerir segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal, terlebih yang merusak lingkungan dan menggunakan BBM subsidi secara melawan hukum. Ia menyebut tudingan tersebut tidak berdasar, menyesatkan, dan mencederai institusi Polri yang selama ini konsisten melakukan penegakan hukum.

“Saya tegaskan, tidak ada pembiaran, tidak ada uang payung, dan tidak ada perlindungan terhadap tambang ilegal. Polres Pasaman Barat berkomitmen penuh menindak tegas pelaku PETI tanpa pandang bulu,” tegas AKBP Agung Tribawanto dalam keterangannya, Senin.

Penegakan Hukum (Gakkum) Berjalan Aktif dan Berkelanjutan

Kapolres menjelaskan bahwa jajaran Polres Pasaman Barat secara rutin melakukan penegakan hukum (Gakkum) terhadap aktivitas PETI di sejumlah titik rawan. Operasi dilakukan secara bertahap dan terukur, baik melalui patroli, penyelidikan, hingga penindakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menurutnya, tantangan di lapangan cukup kompleks, mulai dari kondisi geografis yang sulit dijangkau, lokasi tambang yang berpindah-pindah, hingga modus para pelaku yang kerap menghentikan aktivitas saat mengetahui adanya patroli. Namun demikian, hal itu tidak menjadi alasan untuk berhenti melakukan penindakan.

“Kami tidak bekerja seremonial. Penindakan dilakukan berdasarkan data, laporan masyarakat, dan hasil pemetaan intelijen. Setiap informasi akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.ibatan oknum anggota kepolisian, termasuk tudingan suplai BBM subsidi dan pemberitahuan razia, Kapolres menegaskan bahwa setiap anggota Polri yang terbukti melanggar hukum akan diproses secara tegas, baik secara etik maupun pidana.

“Kalau ada oknum, silakan laporkan dengan bukti yang valid. Kami tidak akan melindungi siapa pun. Institusi Polri sangat terbuka terhadap pengawasan internal maupun eksternal,” kata AKBP Agung.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan dan distribusi BBM subsidi untuk kegiatan ilegal merupakan pelanggaran serius dan menjadi atensi khusus kepolisian bersama instansi terkait.

Pendekatan Preventif: Sosialisasi Dampak Tambang Ilegal

Selain penindakan, Polres Pasaman Barat juga mengintensifkan langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan pemerintah nagari mengenai bahaya dan dampak jangka panjang tambang ilegal.

AKBP Agung menyebut PETI tidak hanya merusak sungai dan ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, merusak lahan pertanian, serta berpotensi menimbulkan konflik sosial dan bencana lingkungan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam Pasaman Barat. Keuntungan sesaat dari tambang ilegal tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang diwariskan kepada anak cucu,” ujarnya.

Ajakan Peran Aktif Masyarakat

Kapolres Pasaman Barat juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu–isu yang belum terverifikasi, serta berperan aktif melaporkan aktivitas PETI maupun dugaan penyimpangan aparat melalui jalur resmi.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan masyarakat agar penanganan PETI bisa berjalan maksimal dan berkelanjutan,” tutup AKBP Agung Tribawanto.

Dengan komitmen penegakan hukum yang tegas dan pendekatan edukatif yang berkesinambungan, Polres Pasaman Barat menegaskan posisinya berada di garis depan dalam memerangi tambang emas ilegal demi kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat luas.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...