Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu


Fhoto bersama Pengurus IKBA dan Tim Sembilan 

PEKANBARU, SABTANEWS.COM - Menjalin silaturahmi dengan sebuah organisasi apalagi Paguyuban kampung adalah salah satu bentuk menjalin persaudaraan dan meningkatkan kerukunan untuk memperkuat persatuan. 



Pemuka Masyarakat Bukittinggi dan kabupaten agam yang berada di perantauan  di Ketuai AKBP (pur) Darien Dahar Cs, melakukan silaturahmi dengan Tokoh tokoh paguyuban Ikatan keluarga Bukittinggi,Agam (IKBA) di Cafe Codji jln arifin Ahmad jum'at (12-9-2025).

Menurut Darien Cs, pemuka masyarakat Bukittinggi, Agam yang mengatas namakan mereka Tim sembilan, Karena begitu banyaknya permintaan masyarakat di perantauan agar menjadikan persatuan agam jadi satu, maka terbentuklah team sembilan atas inisiatif kawan kawn yg ada di tim sembilan. kerukunan adalah faktor utama dalam menjaga keutuhan persaudaraan. Persatuan dan kesatuan antar-sesama perantauan tidak mungkin dapat terwujud kalau tidak ada semangat persaudaraan.

Ketua Umum IKBA Johny Sarikoen berharap Persatuan terus terjaga demi kerukunan seperantauan. Faktor utama dalam menjaga keutuhan. jangan pernah  menunjukkanketidak sukaan kepada orang lain karena perbedaan itu indah, keragaman adalah anugerah.

Misi dari tim sembilang dalam silaturahmi tersebut, wacananya Untuk mempersatukan tiga paguyuban masyarakat perantauan Bukittinggi Agam menjadi satu paguyuban tunggal.

"diperlukan proses komunikasi, musyawarah,  dan kesepahaman bersama mengenai tujuan, visi, dan misi dalam mempersatukan paguyuban IKBA, IKLA Rgs dan IKLA PR", ujar darien.

Darien berpendapat bahwa Persamaan tujuan dan nilai, bangun struktur organisasi yang inklusif, serta melakukan kegiatan bersama untuk mempererat ikatan sosial dan rasa memiliki di antara anggota dari paguyuban-paguyuban.

"Sebelum IKBA hadir, IKLA lah satu satunya paguyuban perantauan Bukittinggi Agam yang ada, demi memperkokoh persatuan maka IKLA dilebur dan menjadi sebuah persatuan kampung dengan persetujuan seluruh IK IK kecamatan yang ada, maka terbentuklah IKBA",unkap Johny Sarikoen.

Untuk diketahui, disumatra barat terdapat tiga luhak : Luhak Agam, Luhak Tanah datar dan Luhak Limo Puluh Koto. Luhak agam mencakup wilayah pesisir Pasaman sampai tepian pesisir Pariaman, tidak akan mungkin Pasaman dan Pariaman akan masuk dalam Paguyuban Luhak Agam, sedang mereka sendiri sudah memiliki PKDP untuk Pariaman dan IKP - PBR untuk Perantauan Pasaman.

"Kami akan melakukan Langkah-Langkah Mempersatukan Paguyuban diantaranya, menyelenggarakan pertemuan untuk membuka dialog antara perwakilan dari ketiga paguyuban. Diskusikan dan temukan kesamaan tujuan, nilai, dan kepentingan yang dimiliki oleh ketiga paguyuban, yang kemudian akan menjadi dasar paguyuban baru, dan lainnya dianggap penting".urai Darien dalam silaturahmi tersebut.

"IKBA menyambut baik usulan misi dari tim sembila, semoga kedepannya kita bisa "Saciok bak ayam, sadanciang bak basi" pungkas ketua IKBA diakhir acara sembari meneguk secangkir Kopi yang berada di depannya.(mrt)

Komentar

POPULER

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Sutan Nasomal Presiden Ormas KOMPII Dan Partai POM Ajak Semua Kalangan Bergabung.

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit

ASN RS Dinas Lingkungan Hidup Minta Uang BN Dengan janji dapat memasukkan jadi Honorer di Kabupaten Dairi

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Audiensi IKBR dengan Kejati Riau: Sinergi dalam Penegakan Hukum dan Penyuluhan Hukum

Ketua DPD KNPI Riau: Kapolda Irjen Herry Heryawan Dapat Sertifikat Penghargaan Dari Ketua KNPI Riau: Usut Tuntas Kematian Seekor Gajah