Siti Aisyah yang baru saja melahirkan anak pertamanya tiga bulan lalu di Malaysia, tiba-tiba mengalami kondisi kesehatan yang memburuk. Menyadari kondisi yang semakin mengkhawatirkan, pihak keluarga di Malaysia menghubungi Tengku Ricki untuk meminta bantuan pemulangan ke Indonesia.
Setelah menerima informasi, Tengku Ricki langsung mendatangi tempat tinggal Siti Aisyah di Kampung Baru, Chauket, Kuala Lumpur. Melihat kondisi Siti Aisyah yang lemah dan tak memungkinkan untuk dirawat lebih lanjut di Malaysia, ia segera berkoordinasi dengan rekannya, Tengku Muslim, untuk mengurus dokumen pemulangan.
Dengan kerja keras tim, Siti Aisyah akhirnya dapat dipulangkan bersama bayinya dan didampingi oleh dua orang kerabatnya, yakni Siti Aminah dan Kak Sari. Mereka bertolak dari Malaysia dan tiba di Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara, sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman di Banda Mulia, Desa Suka Jadi, Kabupaten Aceh Tamiang.
Siti Aisyah beserta anaknya tiba dengan selamat di kampung halaman pada pukul 00.20 WIB. Proses pemulangan ini menghabiskan biaya sebesar Rp13.680.000, termasuk biaya administrasi dan perjalanan.
Secara terpisah, Tengku Ricki menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya kepada tim relawan dan masyarakat Aceh di Malaysia. Ia berharap silaturahmi dan solidaritas masyarakat Aceh terus terjalin kuat ke depannya.
Kak Sari, kakak kandung Siti Aisyah, juga mengucapkan terima kasih kepada Tengku Ricki, Ulfaban, dan seluruh tim atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada adiknya.
Komentar
Posting Komentar