PEKANBARU, SABTANEWS.COM – Sebanyak 29 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII asal Provinsi Riau secara resmi diserahterimakan untuk mulai bertugas di berbagai instansi pemerintahan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Riau. Acara serah terima tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, M Job Kurniawan, bertempat di Gedung Pauh Janggi, Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Pj Sekdaprov Riau menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para pamong praja muda lulusan IPDN yang telah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun dengan sistem yang keras, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa saat ini adalah awal dari perjalanan panjang pengabdian mereka di dunia birokrasi.
“Alhamdulillah, hari ini kita menerima 29 lulusan IPDN Angkatan 32 asal Riau. Mereka akan bertugas di berbagai instansi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Riau. Ini adalah momen penting karena mereka akan segera mengimplementasikan ilmu pemerintahan yang telah diperoleh demi pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Job Kurniawan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan di dunia kerja jauh lebih kompleks daripada di lingkungan kampus. Menurutnya, kedewasaan sikap, integritas, dan profesionalisme adalah kunci keberhasilan sebagai aparatur sipil negara (ASN).
“Empat tahun kalian ditempa dalam sistem pendidikan yang ketat. Namun ingat, disiplin di kampus tidak secara otomatis menjadikan kalian berhasil di dunia kerja. Tunjukkan bahwa alumni IPDN adalah ASN yang tangguh, kompeten, dan mampu menjaga kepercayaan publik terhadap birokrasi," tegasnya.
Penempatan Lulusan IPDN Sesuai Keputusan Kemendagri
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan bahwa penempatan para lulusan IPDN ini dilakukan berdasarkan keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan kapasitas birokrasi di seluruh Indonesia.
“Pada 27 Juli 2025, sebanyak 1.110 praja utama IPDN telah diwisuda di Jatinangor. Kemudian, mereka resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri pada 28 Juli. Dari jumlah tersebut, 29 orang berasal dari pendaftaran Provinsi Riau, dan mereka kini akan bertugas sebagai pamong praja muda di berbagai wilayah di Riau,” jelas Zulkifli.
Penugasan ini sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2023 tentang pemenuhan kebutuhan pegawai negeri sipil dari sekolah kedinasan IPDN. Penempatan dilakukan secara merata ke berbagai instansi pusat maupun daerah, berikut rinciannya:
Rincian Penempatan Lulusan IPDN Asal Riau Angkatan XXXII:
Instansi Pusat – 3 orang
Pemerintah Provinsi Riau – 6 orang
Pemerintah Kota Pekanbaru – 4 orang
Pemerintah Kota Dumai – 1 orang
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir – 2 orang
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu – 1 orang
Pemerintah Kabupaten Bengkalis – 2 orang
Pemerintah Kabupaten Siak – 1 orang
Pemerintah Kabupaten Pelalawan – 1 orang
Pemerintah Kabupaten Kampar – 3 orang
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir – 2 orang
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu – 1 orang
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi – 1 orang
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti – 1 orang
Penempatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan birokrasi yang merata, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat daerah. Keberadaan ASN muda lulusan IPDN diharapkan mampu mempercepat proses reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.
ASN Muda Harus Tangguh Hadapi Perubahan
Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Riau juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan fleksibilitas lulusan dalam menghadapi dinamika birokrasi yang terus berkembang, terutama dalam era digitalisasi dan transformasi pelayanan publik.
“Kita butuh ASN yang tidak hanya bekerja, tetapi juga mampu menjadi motor perubahan, menghadirkan inovasi, dan menjadi wajah birokrasi yang bersih dan melayani,” tuturnya.
Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme yang tinggi, para pamong praja muda lulusan IPDN asal Riau diharapkan mampu membawa perubahan nyata di daerah penugasannya masing-masing serta menjadi teladan bagi generasi ASN berikutnya.
Komentar
Posting Komentar