Langsung ke konten utama

AWKI Tegaskan Dukung Asta Cita, Perluas Jaringan Daerah dan Perkuat UMKM

SABTANEWS COM - JAKARTA - Aliansi Wirausaha Kebangsaan Indonesia (AWKI) menyatakan komitmennya mendukung program Presiden Prabowo Subianto melalui penguatan UMKM, kegiatan kebangsaan, serta pembangunan jaringan organisasi hingga ke daerah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam acara peluncuran sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) pertama AWKI. Ketua AWKI Robertus Rani Lopiga mengatakan, dukungan terhadap agenda pemerintah menjadi bagian dari arah gerak organisasi sejak awal berdiri. “Mendukung program pemerintah, termasuk Asta Cita, itu pasti kami lakukan karena semangat kami ada di situ,” ujarnya. Menurut Robertus, peluncuran AWKI langsung disusul Munas merupakan langkah awal untuk mempercepat konsolidasi nasional dan pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD). “Program-program yang kami siapkan adalah membangun DPD-DPD supaya AWKI hadir di seluruh daerah,” katanya. Dia juga menegaskan AWKI dibangun di atas empat konsensus dasar bangsa sebagai pedoman organisasi. “Pancasila, U...

29 Lulusan IPDN Riau Siap Bertugas, Sekdaprov Tekankan Integritas ASN

Sebanyak 29 lulusan IPDN angkatan XXXII asal Riau resmi ditempatkan di berbagai instansi pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota. Sekdaprov Riau M Job Kurniawan tekankan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN muda dalam melayani publik.

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  – Sebanyak 29 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII asal Provinsi Riau secara resmi diserahterimakan untuk mulai bertugas di berbagai instansi pemerintahan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Riau. Acara serah terima tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, M Job Kurniawan, bertempat di Gedung Pauh Janggi, Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Pj Sekdaprov Riau menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para pamong praja muda lulusan IPDN yang telah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun dengan sistem yang keras, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa saat ini adalah awal dari perjalanan panjang pengabdian mereka di dunia birokrasi.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima 29 lulusan IPDN Angkatan 32 asal Riau. Mereka akan bertugas di berbagai instansi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Riau. Ini adalah momen penting karena mereka akan segera mengimplementasikan ilmu pemerintahan yang telah diperoleh demi pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Job Kurniawan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan di dunia kerja jauh lebih kompleks daripada di lingkungan kampus. Menurutnya, kedewasaan sikap, integritas, dan profesionalisme adalah kunci keberhasilan sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Empat tahun kalian ditempa dalam sistem pendidikan yang ketat. Namun ingat, disiplin di kampus tidak secara otomatis menjadikan kalian berhasil di dunia kerja. Tunjukkan bahwa alumni IPDN adalah ASN yang tangguh, kompeten, dan mampu menjaga kepercayaan publik terhadap birokrasi," tegasnya.

Penempatan Lulusan IPDN Sesuai Keputusan Kemendagri

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan bahwa penempatan para lulusan IPDN ini dilakukan berdasarkan keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan kapasitas birokrasi di seluruh Indonesia.

“Pada 27 Juli 2025, sebanyak 1.110 praja utama IPDN telah diwisuda di Jatinangor. Kemudian, mereka resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri pada 28 Juli. Dari jumlah tersebut, 29 orang berasal dari pendaftaran Provinsi Riau, dan mereka kini akan bertugas sebagai pamong praja muda di berbagai wilayah di Riau,” jelas Zulkifli.

Penugasan ini sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2023 tentang pemenuhan kebutuhan pegawai negeri sipil dari sekolah kedinasan IPDN. Penempatan dilakukan secara merata ke berbagai instansi pusat maupun daerah, berikut rinciannya:

Rincian Penempatan Lulusan IPDN Asal Riau Angkatan XXXII:

Instansi Pusat – 3 orang

Pemerintah Provinsi Riau – 6 orang

Pemerintah Kota Pekanbaru – 4 orang

Pemerintah Kota Dumai – 1 orang

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir – 2 orang

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu – 1 orang

Pemerintah Kabupaten Bengkalis – 2 orang

Pemerintah Kabupaten Siak – 1 orang

Pemerintah Kabupaten Pelalawan – 1 orang

Pemerintah Kabupaten Kampar – 3 orang

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir – 2 orang

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu – 1 orang

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi – 1 orang

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti – 1 orang

Penempatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan birokrasi yang merata, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat daerah. Keberadaan ASN muda lulusan IPDN diharapkan mampu mempercepat proses reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.

ASN Muda Harus Tangguh Hadapi Perubahan

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Riau juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan fleksibilitas lulusan dalam menghadapi dinamika birokrasi yang terus berkembang, terutama dalam era digitalisasi dan transformasi pelayanan publik.

“Kita butuh ASN yang tidak hanya bekerja, tetapi juga mampu menjadi motor perubahan, menghadirkan inovasi, dan menjadi wajah birokrasi yang bersih dan melayani,” tuturnya.

Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme yang tinggi, para pamong praja muda lulusan IPDN asal Riau diharapkan mampu membawa perubahan nyata di daerah penugasannya masing-masing serta menjadi teladan bagi generasi ASN berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...