Langsung ke konten utama

Pangdam I/BB dan Ketua Persit KCK Daerah I/ BB Kunjungan Kerja ke Yon Arhanud 11/WBY

BINJAI, SABTANEWS.COM — Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yon Arhanud 11/WBY, Senin (19/1/2026), sebagai bagian dari pembinaan satuan serta penguatan komunikasi antara pimpinan dan prajurit. Setibanya di gerbang Mayonarhanud 11/WBY, Pangdam I/BB menerima laporan dari Danyon Arhanud 11/WBY, dilanjutkan laporan Pos 1, hormat jajar, serta perkenalan para perwira. Kegiatan foto bersama kemudian dilanjutkan dengan transit di lobi batalyon untuk coffee break singkat sekaligus menerima paparan mengenai situasi satuan. Dalam rangka meninjau kesiapan operasional, Mayjen TNI Hendy Antariksa melihat langsung proses perbaikan dan pengecatan kendaraan REO reparasi satuan, kemudian mengunjungi Garasi Rudal Starstreak untuk meninjau alutsista serta kegiatan latihan prajurit. Selain itu, Pangdam juga memberikan pengarahan sebagai bagian dari pembinaan personel. Dalam arahannya, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa me...

Keteguhan di Dua Dunia, Kisah Kolonel Laut (K) Muhammad Arifin Mengabdi sebagai Dokter Gigi dan Prajurit


Kolonel Laut (K) Muhammad Arifin. 

JAKARTA, SABTANEWS.COM  – Bagi Kolonel Laut (K) Muhammad Arifin, hidup selalu kembali pada satu perkara sederhana bahwa “Hidup itu harus memberikan manfaat bagi manusia lain.” Kalimat itu bukan sekadar petuah keluarga, melainkan kompas moral yang menuntunnya menapaki dua jalan yang tidak mudah yakni menjadi dokter gigi sekaligus perwira aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Di tengah ritme militer yang disiplin dan profesi medis yang menuntut ketelitian, Arifin -sapaan akrabnya- yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR) angkatan 1993, menunjukkan bahwa pengabdian bisa berdiri di dua kaki selama seseorang memegang teguh niatnya.

Ketertarikan Arifin pada dunia kesehatan tumbuh dari pengalaman yang tidak ia lupakan. Saat duduk di bangku SMP, ia terjatuh dan gigi depannya patah. “Setelah SMA, saya ingin masuk kedokteran gigi agar gigi depan saya bisa diperbaiki,” kenangnya kepada Cakrawarta.com, Rabu (10/12/2025).

Keinginannya terwujud. Ia diterima di FKG UNAIR, pilihan pertamanya. Di kampus itulah giginya ditangani kakak tingkat yang sedang praktik, yang menjadi momen sederhana namun cukup untuk mengikat dirinya pada dunia kedokteran gigi.

Di sisi lain, darah militernya mengalir dari kakeknya, seorang veteran pejuang. Dorongan itu membuatnya memberanikan diri mengikuti seleksi beasiswa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pada 1996. Ia diterima, diberi waktu tiga tahun menuntaskan studi, lalu menjalani pendidikan militer sepenuhnya.

Karier di Dua Medan: Klinik dan Medan Bencana

Selepas pendidikan militer, Arifin dipercaya mengemban beragam tugas mulai dari komandan kompi hingga perwira staf personel, operasi, dan logistik. Namun satu penugasan meninggalkan jejak mendalam baginya adalah ketika menjadi Komandan Batalyon Kesehatan 1 Marinir (Yonkes-1 Mar) di Jakarta.

“Dua minggu setelah saya menjabat, terjadi tsunami Banten. Saya ditunjuk sebagai komandan pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana,” ujarnya.

Arifin memimpin tim mendirikan rumah sakit lapangan, menembus kawasan Ujung Kulon yang terisolasi, dan memastikan logistik sampai kepada warga yang terputus aksesnya. Di tengah reruntuhan dan kepanikan, ilmu medis dan kepemimpinannya diuji, sementara prinsip hidupnya kembali menemukan relevansinya.

Selain bertugas di kesehatan militer, Arifin mengasah keahlian forensik dental. Ia menjadi bagian dari tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, khususnya untuk identifikasi berbasis gigi, bidang yang memerlukan ketelitian ekstrem dan keteguhan mental.

“Kalau ada korban, termasuk satgas operasi DVI pesawat jatuh, saya ikut proses identifikasi. Seperti di kasus Lion Air, Sriwijaya, kebakaran pabrik Tangerang, sampai kecelakaan pesawat terakhir kemarin,” tuturnya.

Kesibukan berpindah antara ruang klinik, ruang komando, dan lokasi bencana tidak membuat Arifin melupakan nilai yang ditanamkan orang tuanya yaitu kebermanfaatan. “Walaupun saya dokter gigi, kemampuan manajerial membuat saya dapat memimpin batalyon maupun rumah sakit lapangan,” ujarnya.

Prinsip serupa ia temukan kembali di tubuh TNI. “TNI dari rakyat dan untuk rakyat. Maka apa pun bentuk kesulitan masyarakat, harus kita bantu,” katanya.

Di tengah perjalanan karier yang jarang ditempuh orang lain yang menggabungkan profesi kesehatan, kedisiplinan militer, dan misi kemanusiaan, Arifin menunjukkan bahwa pengabdian bukan hanya soal seragam atau profesi, melainkan soal keberanian menjalani dua jalan dengan satu hati yang teguh.(*)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...