Keselamatan Nomor Satu”, Babinsa Candipuro Imbau Warga Tak Kembali ke Rumah Saat Cuaca Buruk


LUMAJANG, SABTANEWSNCOM – Kepedulian terhadap warga terdampak bencana lahar dingin Gunung Semeru tak hanya diwujudkan melalui evakuasi dan penyaluran logistik. Aspek pemulihan mental juga menjadi perhatian utama aparat di lapangan. Hal itu terlihat dari langkah humanis yang dilakukan anggota Koramil 0821/09 Candipuro, Serda Deby, yang turun langsung menyambangi warga pengungsi mandiri di sejumlah rumah kerabat di wilayah Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (9/12/2025).

Warga yang terdampak banjir lahar dingin banyak memilih mengungsi secara mandiri ke rumah saudara yang berada di dataran lebih tinggi. Mereka masih diselimuti rasa takut akibat potensi susulan yang kerap terjadi ketika cuaca di wilayah puncak Semeru kembali mendung tebal.

Melihat kondisi tersebut, Serda Deby melakukan pendekatan dari rumah ke rumah untuk memastikan para pengungsi merasa aman, terpantau, dan tidak sendirian menghadapi masa sulit tersebut.

Dalam setiap kunjungannya, Serda Deby memberikan imbauan penting terkait keselamatan dan ketertiban di tengah situasi yang belum stabil.

“Fokus kami hari ini menyisir rumah-rumah warga yang dijadikan tempat pengungsian mandiri. Selain memastikan kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar, kami hadir untuk memberikan penguatan moril,” ujar Serda Deby dalam dialognya bersama warga.

Ia juga meminta warga untuk tetap bersabar dan tidak tergesa-gesa kembali ke rumah sebelum kondisi benar-benar aman.

“Kami imbau warga jangan dulu kembali ke rumah jika cuaca di puncak masih mendung gelap. Keselamatan nyawa keluarga adalah yang nomor satu,” tegasnya.

Suasana haru namun hangat mewarnai obrolan antara Babinsa dan para pengungsi. Serda Deby terlihat sabar mendengarkan keluh kesah warga yang bercerita tentang rasa cemas, kehilangan, dan ketidakpastian menghadapi situasi bencana. Ia tak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga menyalurkan semangat agar warga tetap kuat dan optimis.

Pendekatan humanis seperti ini dinilai sangat efektif. Banyak warga yang awalnya terlihat tegang dan cemas mulai terlihat lebih tenang setelah berdialog langsung dengan Babinsa.

Salah satu pengungsi, Ibu Mariyam, mengaku mendapatkan ketenangan setelah kunjungan tersebut.

“Kami merasa lebih tenang setelah dikunjungi Babinsa. Rasanya seperti ada yang memikirkan dan menjaga kami. Terima kasih sudah datang dan memberi arahan,” ungkapnya.

Kehadiran Serda Deby dan aparat TNI lainnya di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa penanganan bencana bukan hanya soal evakuasi fisik, tetapi juga pemulihan psikologis. Semangat gotong royong dan kehadiran aparat menjadi tumpuan moral bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari musibah lahar dingin Semeru.

(Bambang/Pendim0821)



Komentar

POPULER

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Sutan Nasomal Presiden Ormas KOMPII Dan Partai POM Ajak Semua Kalangan Bergabung.

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit

ASN RS Dinas Lingkungan Hidup Minta Uang BN Dengan janji dapat memasukkan jadi Honorer di Kabupaten Dairi

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Audiensi IKBR dengan Kejati Riau: Sinergi dalam Penegakan Hukum dan Penyuluhan Hukum

Ketua DPD KNPI Riau: Kapolda Irjen Herry Heryawan Dapat Sertifikat Penghargaan Dari Ketua KNPI Riau: Usut Tuntas Kematian Seekor Gajah