Konferensi Pers Akhir Tahun yang digelar di Mapolres Kepulauan Meranti Tuntaskan 140 Kasus
Capaian tersebut dipaparkan dalam Konferensi Pers Akhir Tahun yang digelar di Mapolres Kepulauan Meranti, Rabu (31/12/2025) sore. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, didampingi Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, SH.
Konferensi pers turut dihadiri Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, SE, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Ricky Makado, SH, MH, Pabung 0303 Bengkalis Mayor Infanteri Rusli Dongora, Danramil 02/Tebing Tinggi Kapten Arh Efri H. Nasution, Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si, para pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, serta rekan-rekan media.
Dalam pemaparannya, Kapolres Kepulauan Meranti menjelaskan bahwa tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan. Tercatat 160 kasus, menurun 2,5 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 164 kasus. Penurunan ini, menurut Kapolres, merupakan hasil dari langkah penegakan hukum yang konsisten, peningkatan patroli, serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat
"Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti secara profesional dan bertanggung jawab. Fokus kami tidak hanya pada penindakan, tetapi memastikan setiap perkara dapat diselesaikan hingga tuntas, sehingga memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat," tegas AKBP Aldi Alfa Aldi
Secara rinci, Kapolres memaparkan capaian masing-masing satuan kerja. Satreskrim menangani 63 kasus dan berhasil menyelesaikan 45 kasus. Satresnarkoba mencatat kinerja paling menonjol dengan menyelesaikan 42 kasus dari 37 laporan, atau mencapai 113,5 persen, sebagai bukti keseriusan Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Satlantas dan Satpolairud berhasil menuntaskan seluruh perkara yang ditangani dengan capaian 100 persen, menegaskan komitmen penegakan hukum yang menyeluruh, baik di wilayah darat maupun perairan. Di tingkat polsek, kinerja solid juga ditunjukkan oleh jajaran, di antaranya Polsek Tebing Tinggi dengan penyelesaian 92 persen, Polsek Rangsang 84,6 persen, Polsek Rangsang Barat 50 persen, serta Polsek Merbau yang menuntaskan seluruh perkara yang ditangani.
Meski mencatat capaian positif, Kapolres menegaskan pihaknya tidak akan berpuas diri. Evaluasi menyeluruh dan pembenahan berkelanjutan akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas penanganan perkara, terutama kasus-kasus yang berdampak langsung terhadap rasa aman dan ketertiban masyarakat.
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Polres Kepulauan Meranti yang dinilainya konsisten, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, capaian penyelesaian kasus yang tinggi menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui institusi Polri di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tantangan geografis wilayah kepulauan membutuhkan kerja ekstra dan sinergi yang kuat antarinstansi. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan dukungan terhadap Polres dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
"Kami mengapresiasi kinerja Polres Kepulauan Meranti. Pemerintah daerah siap terus bersinergi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami bangga memiliki rekan kerja seperti Polri yang bekerja dengan penuh dedikasi untuk masyarakat," ujar Bupati Asmar.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum DPH LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si. Ia menilai Polres Kepulauan Meranti telah menjalankan peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang selaras dengan nilai-nilai adat dan kearifan lokal Melayu.
Menurutnya, dinamika sosial dan gesekan di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar, namun kehadiran Polri mampu meredam potensi konflik agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
"Atas nama masyarakat dan Lembaga Adat Melayu Kepulauan Meranti, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Polres Meranti tidak hanya memberikan rasa aman secara fisik, tetapi juga menciptakan kenyamanan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, SE menekankan pentingnya peran Polres sebagai ujung tombak dalam pemberantasan narkoba dan kejahatan lingkungan, khususnya illegal logging. Ia berharap penegakan hukum terhadap kejahatan tersebut dilakukan secara tegas, profesional, dan berkelanjutan melalui kerja sama yang solid lintas sektor.
Selain itu, Khalid Ali juga mengingatkan agar pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas tetap mengedepankan pendekatan humanis dan sesuai aturan yang berlaku, sehingga kehadiran aparat benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
"Kami berharap Polres Kepulauan Meranti terus menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum. Penindakan harus tegas, namun tetap humanis, agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat," tuturnya.
Konferensi pers akhir tahun ini menjadi gambaran nyata bahwa penanganan kasus di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti berjalan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada keadilan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. ***

Komentar
Posting Komentar