Pangdam XXI/Raden Inten Pimpin Karya Bakti Terpadu: Penyelamatan Lingkungan dan Aksi Kemanusiaan
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Raden Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi
BANDAR LAMPUNG, SABTANEWS.COM - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Raden Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, memimpin serangkaian kegiatan Karya Bakti masif dan terpadu di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Selasa, (16/12).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD ke-80th, berfokus pada aksi kemanusiaan, pelestarian alam, dan pembangunan fasilitas sosial.
Setibanya di lokasi, Jenderal Kristomei langsung mengawali agenda dengan memberikan bantuan sosial (bansos) berupa sembako.
Pembagian bansos ini disalurkan secara cepat dan langsung kepada warga yang membutuhkan di sekitar wilayah Kodim 0410/KBL.
Fokus Utama: Aksi Bersih Pantai
Setelah penyerahan sembako, Pangdam beserta rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menuju lokasi pembersihan pantai. Di sana, seluruh peserta, termasuk Pangdam, secara seragam mengganti sepatu dan mengenakan sarung tangan.
Pangdam Kristomei tidak hanya meninjau, namun secara aktif, terlibat membersihkan sampah dan disepanjang bibir pantai. Keterlibatan pimpinan tertinggi ini menjadi simbol kuat bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Saat diwawancarai media, Pangdam menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan laut dan pesisir sebagai aset vital daerah. Ia juga memberikan apresiasi kepada personel TNI dan masyarakat atas antusiasme mereka dalam kegiatan pembersihan.
Peringatan Keras Terhadap Pelaku Ilegal Logging
Menanggapi bencana alam, Pangdam secara tegas menyatakan komitmennya untuk menindak pelaku pembalakan liar (illegal logging).
”Kita akan selalu bersinergi dengan masyarakat dan siap mengirimkan Satuan Tugas Khusus, baik dari Angkatan Darat maupun Laut. Berkolaborasi bersama Dinas Kehutanan dan Polda untuk menindak para pelaku ilegal logging di daerah-daerah yang diduga terjadi pembalakan hutan,” tegasnya.
Pihaknya mengharapkan partisipasi masyarakat segera melaporkan jika menemukan dugaan adanya kegiatan pembalakan liar.
Reboisasi dan Penanaman Ratusan Bibit:
Aksi pelestarian lingkungan ditutup dengan kegiatan reboisasi. Pangdam menyerahkan 600 bibit pohon, meliputi Trembesi, Alpukat, dan Durian, kepada 15 perwakilan penerima dari tokoh masyarakat, kelompok pemuda, serta pegiat lingkungan. Penanaman pohon, khususnya Trembesi, diharapkan dapat mengurangi polusi udara dan mencegah erosi diwilayah pesisir.
Peninjauan Pembangunan dan Kesehatan
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan peninjauan rehabilitasi rumah ibadah di sekitar area pantai, memastikan renovasi musala berjalan lancar dan segera optimal dimanfaatkan.
Karya Bakti ini ditutup dengan meninjau lokasi pengobatan massal gratis di Puskesmas terdekat.
Pangdam berinteraksi dengan tim medis dan warga yang memanfaatkan layanan kesehatan, menekankan bahwa kesehatan prajurit dan masyarakat adalah prioritas utama.
Usai merampungkan seluruh agenda, Pangdam beserta rombongan bertolak kembali menuju Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXI/Raden Inten. Kegiatan ini mempertegas sinergi kuat antara TNI AD, Forkopimda, dan masyarakat dalam mewujudkan Lampung yang bersih, sehat, dan sejahtera (Silo)

Komentar
Posting Komentar