Dandim 0206/Dairi Pimpin Tradisi Masuk Satuan, Warga Baru Resmi Menjadi Bagian Keluarga Besar Kodim 0206/Dairi
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi momentum sakral dalam perjalanan pengabdian seorang prajurit.Upacara tradisi ini dihadiri oleh Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Jimmi Barus, seluruh Perwira Staf, para Danramil jajaran Kodim 0206/Dairi, serta Bintara dan Tamtama Kodim 0206/Dairi.
Kehadiran para pejabat dan prajurit menegaskan kuatnya semangat kebersamaan dan solidaritas satuan dalam menyambut anggota baru yang akan mengemban tugas dan tanggung jawab di wilayah teritorial Kodim 0206/Dairi.Rangkaian acara berlangsung tertib dan sarat nilai tradisi militer, diawali laporan Perwira Upacara kepada Pimpinan Acara, dilanjutkan dengan kedatangan Dandim, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penghormatan pasukan, hingga prosesi korps raport penerimaan warga baru.
Puncak tradisi ditandai dengan penyiraman air bunga sebagai simbol penyucian diri, penerimaan, dan kesiapan prajurit untuk mengabdi dengan hati yang bersih serta loyalitas penuh kepada satuan, bangsa, dan negara.Dandim 0206/Dairi menyampaikan amanat yang sarat pesan moral dan kebangsaan. Letkol Czi Nanang Sujarwanto menegaskan bahwa tradisi masuk satuan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi dan penghargaan satuan kepada personel yang bergabung. Tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai awal pengabdian, sekaligus sarana untuk menanamkan rasa memiliki, kebanggaan, dan tanggung jawab sebagai prajurit Kodim 0206/Dairi.Mengakhiri amanatnya, Dandim secara khusus menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Letda Inf Rolingson Mantap Pariaman Ompusunggu beserta istri, seraya berharap agar segera beradaptasi, mengenali karakter satuan, serta mampu memberikan pengabdian terbaik. Tradisi penerimaan warga baru ini menjadi penegasan bahwa Kodim 0206/Dairi tidak hanya membentuk prajurit yang profesional, tetapi juga membangun ikatan kekeluargaan yang kokoh demi menjaga keutuhan dan pengabdian tulus kepada masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
Editor ST




Komentar
Posting Komentar