Langsung ke konten utama

Satukan Tekad, Kobarkan Semangat! AKBP Farouk Oktora Pimpin Polres Inhil Ucapkan Selamat Hari Juang TNI AD: Bersama TNI Kita Bangun Negeri

INHU, SABTANEWS.COM – Polres Indragiri Hilir turut merayakan Hari Juang TNI Angkatan Darat dengan penuh semangat! AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., selaku Kapolres Indragiri Hilir, memimpin seluruh staf dan Bhayangkari Polres Inhil dalam mengucapkan Selamat Hari Juang TNI AD yang diperingati setiap tanggal 15 Desember 2025. Mengusung tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”, AKBP Farouk Oktora menegaskan kembali komitmen Polres Indragiri Hilir untuk terus mempererat sinergitas dengan TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta turut serta dalam membangun kemajuan bangsa. “Semoga sinergitas TNI-Polri semakin solid dalam menjaga kedaulatan NKRI, memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, serta berperan aktif dalam pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera,” ungkap AKBP Farouk Oktora dengan nada penuh keyakinan. Tak lupa, AKBP Farouk Oktora men...

SMP N 1 Bantan Raih Sertifikasi Sekolah Ramah Anak Pertama di Bengkalis



 : 

BANTAN, SABTANEWS.COM – Prestasi membanggakan diraih SMP Negeri 1 Bantan yang resmi menjadi sekolah pertama di Kabupaten Bengkalis yang meraih sertifikasi Sekolah Ramah Anak (SRA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia.

Sekolah ini juga menjadi satu-satunya di Provinsi Riau tahun 2025 yang dinyatakan memenuhi standar SRA berdasarkan Surat Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Nomor B-77/D.PHA.05/TK.05/11/2025 tertanggal 6 November 2025. SMPN 1 Bantan termasuk dalam 22 satuan pendidikan di Indonesia yang berhasil lolos penilaian tahun ini.

Program Sekolah Ramah Anak merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang bertujuan meningkatkan pelayanan ramah anak di satuan pendidikan. Program ini menekankan enam komponen utama, yakni: kebijakan SRA, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak anak, proses pembelajaran ramah anak, sarana prasarana ramah anak, partisipasi anak, serta peran orang tua, masyarakat, dan dunia usaha.

Pengembangan menuju SRA di SMP N 1 Bantan dimulai sejak Juli 2025, melalui serangkaian tahapan: Evaluasi Mandiri Tahap 1, Audit Tahap 1 (verifikasi), Evaluasi Mandiri Tahap 2, hingga Audit Tahap 2 yang dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom. Hasil akhir pleno penilaian ditetapkan pada Oktober 2025.

Status SRA terstandar berlaku selama tiga tahun dan akan dievaluasi setiap tahun oleh Dinas PPPA dan Dinas Pendidikan. Sekolah tetap diwajibkan menjaga seluruh indikator dan komitmen ramah anak, karena status dapat ditinjau ulang jika ditemukan pelanggaran.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis, Emilda Susanti, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada SMP N 1 Bantan atas pencapaian luar biasa ini. Semoga menjadi pionir dan contoh bagi sekolah lain di Kabupaten Bengkalis. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama Dinas Pendidikan, para guru, siswa, orang tua, dan alumni,” ujar Emilda.

Ia menambahkan, penerapan konsep SRA akan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan bagi anak.

“Mari kita bergandeng tangan menciptakan ruang tumbuh ideal bagi anak-anak agar menjadi pribadi berkarakter, cerdas, unggul, dan berdaya saing. Langkah ini bagian dari upaya mewujudkan Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera, serta mendukung Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045,”tambahnya.(MC Kabupaten Bengkalis/Eyv)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...