Langsung ke konten utama

Satukan Tekad, Kobarkan Semangat! AKBP Farouk Oktora Pimpin Polres Inhil Ucapkan Selamat Hari Juang TNI AD: Bersama TNI Kita Bangun Negeri

INHU, SABTANEWS.COM – Polres Indragiri Hilir turut merayakan Hari Juang TNI Angkatan Darat dengan penuh semangat! AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., selaku Kapolres Indragiri Hilir, memimpin seluruh staf dan Bhayangkari Polres Inhil dalam mengucapkan Selamat Hari Juang TNI AD yang diperingati setiap tanggal 15 Desember 2025. Mengusung tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”, AKBP Farouk Oktora menegaskan kembali komitmen Polres Indragiri Hilir untuk terus mempererat sinergitas dengan TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta turut serta dalam membangun kemajuan bangsa. “Semoga sinergitas TNI-Polri semakin solid dalam menjaga kedaulatan NKRI, memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, serta berperan aktif dalam pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera,” ungkap AKBP Farouk Oktora dengan nada penuh keyakinan. Tak lupa, AKBP Farouk Oktora men...

Mensos Soroti 45 Persen Bansos tak Tepat Sasaran, Digital Public Infrastructure Jadi Solusi


Ilustrasi: Sejumlah warga penerima bantuan antre menerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kecamatan Ciomas, Kabupaten, Serang, Banten, Selasa (25/2/2025). Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bansos PKH pada tahun 2025 sebesar Rp28,7 triliun dengan target penerima sebanyak 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Indonesia sebagai upaya membantu masyarakat meringankan beban ekonomi keluarga.(ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz)

JAKARTA, SABTANEWA.COM  - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyambut positif rencana penerapan Digital Public Infrastructure (DPI) untuk merevolusi sistem penyaluran bantuan sosial (bansos).

Menurut Mensos, langkah itu dinilai sebagai terobosan penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Mensos Saifullah Yusuf, menanggapi masih tingginya tingkat ketidakakuratan dalam program bansos yang ada.

"Sebab selama ini ditengarai, bahkan data menunjukkan, program Kementerian Sosial itu ada 45 persen mistargeted, tidak tepat sasaran," ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul di Jakarta, Selasa (26/8).

Untuk memperbaiki hal itu, pemerintah mengembangkan layanan berbasis digital yang dibangun oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

Secara terpisah, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa pemerintah akan memulai penerapan perdana digitalisasi bansos pada September 2025 mendatang.

Wilayah pertama yang akan menjadi percontohan atau pilot project adalah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Nanti bulan September minggu ketiga kami sudah melakukan pilot project di Banyuwangi, dan Presiden Prabowo Subianto akan datang sendiri," ujar Luhut yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.

Sistem Digital Publinfrastructure itu dirancang dengan sejumlah keunggulan utama. Pertama, untuk meningkatkan akurasi penyaluran dengan signifikan menekan inclusion error (penerima yang tidak berhak) dan exclusion error (warga berhak yang justru terabaikan).

Kedua, sistem ini memperkuat transparansi dan akuntabilitas seluruh proses penyaluran. Masyarakat juga akan dimudahkan dengan kemampuan untuk melakukan verifikasi identitas digital secara mandiri melalui aplikasi.

Proses back end yang canggih akan berjalan secara otomatis dengan melakukan verifikasi dan pencocokan data dari berbagai lembaga secara terintegrasi.

Data dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, bank-bank Himbara di bawah koordinasi Bank Indonesia, Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), hingga Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) akan digunakan untuk memastikan keakuratan data penerima.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...