BINJAI, SABTANEWA.COM – Upaya penanganan korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh terus digencarkan, terutama untuk menjangkau wilayah-wilayah yang terisolasi akibat rusaknya akses darat. Dalam semangat solidaritas dan kecepatan tanggap, Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 11/Wira Bhuana Yudha (WBY) bersama RSU Mahkota Bidadari dilaporkan turut serta dalam penyaluran bantuan logistik dan medis melalui jalur laut. Bantuan Via Kapal Cepat Menuju Lokasi Terdampak Pengiriman bantuan logistik melalui jalur laut menjadi pilihan strategis untuk memastikan bantuan dapat tiba dengan cepat di titik-titik yang sangat membutuhkan, seperti wilayah Kota Langsa dll. Batalyon Arhanud 11/WBY, sebagai bagian dari kekuatan TNI yang beroperasi di wilayah Sumatera, memberikan dukungan penuh dalam aspek pengamanan dan pendistribusian. Keterlibatan Yonarhanud 11/WBY menunjukkan kesiapan TNI Angkatan Darat dalam operasi bantuan kemanusiaan (OMSP) di luar tugas utamanya menja...
SABTANEWS COM - DAIRI - Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Dairi Robot Simanullang, jajaran Dinas DPKPP, Babinsa, Babinkambtibmas, serta Penyuluh Pertanian melakukan panen padi bersama kelompok tani Desa Gunung Meriah Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Selasa (08/07/2025).
Kehadiran Wakil bupati disambut hangat warga yang telah menyiapkan saung dan makan siang bersama. Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala pun mengapresiasinya. Wahyu menyampaikan, kebersamaan yang dibangun warga adalah sebuah kekuatan. Demikian halnya pemerintah tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa dukungan warganya.
"Saya sangat mengapresiasi sambutan hangat dan juga kegiatan ini. Kalau sebelumnya beberapa kelompok tani sudah memeperoleh bantuan berupa mesin tractor, tidak tertutup kemungkinan warga Desa Gunung Meriah akan mendapatkan hal serupa. Mari saling bahu membahu,doakan akan kami pemerintah agar juga dimampukan mengusulkan apa yang dibutuhkan masyarakat sehingga bisa mendapatkan bantuan yang memang layak kita peroleh," katanya.
Demikian halnya kegiatan panen padi hari ini, kata Wahyu, ini adalah bukti nyata hasil kerja keras, semangat gotong royong, dan sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan mampu membuahkan hasil yang baik. Panen bukan hanya menjadi momentum keberhasilan di sektor pertanian, tapi juga menjadi simbol ketahanan pangan dan kekuatan ekonomi kerakyatan di daerah ini.
"Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya dari kami peerintah kepada seluruh anggota kelompok tani yang terus bekerja tanpa lelah, menghadapi tantangan alam, pasokan pupuk, dan fluktuasi harga. Namun semangat dan ketekunan bapak/ibu sekalian membuktikan bahwa petani adalah tulang punggung bangsa. Sejalan dengan Misi Pemkab Dairi yakni meningkatkan perekonomian daerah melalui hilirisasi hasil pertanian dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kami terus berupaya agar dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah serta Meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.
Lebih jauh Wakil bupati menjelaskan, bahwa Pemkab Dairi terus berkomitmen untuk mendorong pertanian berkelanjutan dengan program-program peningkatan kapasitas petani, penyediaan benih unggul, perluasan lahan pertanian, hingga digitalisasi pertanian.
"Kami percaya, sektor pertanian bisa menjadi penopang utama ekonomi lokal, bahkan di tengah tantangan global. Tak lupa terimakasih kepada penyuluh pertanian, atas perannya sebagai jembatan pengetahuan dan teknologi bagi petani. Kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar petani kita semakin mandiri dan berdaya saing. Teruslah semangat, demi menjaga kualitas hasil panen. Kita semua adalah bagian dari lumbung pangan yang memberi manfaat besar bagi banyak orang,"katanya mengakhiri. Acara ditutup dengan makan bersama petani. (Gandali)
Komentar
Posting Komentar