JAKARTA, SABTANEWS.COM - Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Korps Adhyaksa. Sebanyak 19 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di berbagai wilayah Indonesia resmi berganti posisi. Mutasi dan rotasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-24/C/01/2026 tertanggal 12 Januari 2026. Surat keputusan ini ditandatangani atas nama Jaksa Agung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto. Baca Juga Tegas! Jaksa Agung Mutasi 43 Kajari di Indonesia, Salah Satunya Riau, Ini Nama-namanya "Benar (ada mutasi)," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriatna kepada wartawan, Senin (12/1/2026). Salah satu yang ditunjuk sebagai Kajari ialah Lie Putra Setiawan. Jaksa yang pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini ditunjuk sebagai Kepala Kejari Blitar. Berikut Daftar 19 Kajari Baru: 1. Kardono Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya 2. Beni Putra Sebagai Ke...
*
JAKARTA, SABTANEWS.COM – TNI Angkatan Darat kembali memberangkatkan Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) LII dari Dermaga Satuan Angkutan Air Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Satang Air Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta, untuk membawa jembatan Bailey, alat berat, serta perlengkapan pendukung lainnya guna mempercepat penanganan bencana di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, Jumat (5/12/2025).
Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk mempercepat pemulihan infrastruktur serta membuka kembali akses masyarakat yang terputus akibat banjir besar, longsor, dan kerusakan jembatan.
Sebelumnya pada Selasa (2/12/2025), TNI AD juga telah mengirim Kapal ADRI XCII–BM yang membawa jembatan Bailey, alat berat, serta kebutuhan mendesak seperti makanan cepat saji, perlengkapan anak dan wanita, pakaian, dan logistik lainnya untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kapal ADRI LII yang diawaki 83 personel TNI AD membawa sejumlah peralatan vital untuk Aceh, antara lain tiga set jembatan Bailey, satu unit truk alkap jembatan, satu kendaraan tangki BBM kapasitas 8.000 liter, dua buldozer, satu excavator, dan satu unit truk.
Selain itu, kapal ini juga mengangkut materiil Zeni untuk kebutuhan penanganan di Medan, meliputi dua set jembatan Bailey, empat truk tronton alkap jembatan, satu unit crane 25 ton, satu truk NPS, serta satu kendaraan _double cabin_ Triton. Logistik untuk para pengungsi turut diberangkatkan, termasuk makanan, obat-obatan, pakaian, kasur, beras, dan air mineral.
Jembatan Bailey yang telah dikirim sebelumnya, saat ini sedang dalam tahap pemasangan oleh satuan Zeni TNI AD di beberapa titik yang jembatannya terputus. Kehadiran jembatan darurat tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik, evakuasi warga, serta akses layanan kesehatan.
Alat berat yang dibawa ADRI LII juga akan memperkuat upaya normalisasi jalan, pembersihan material longsor, serta perbaikan infrastruktur yang rusak di wilayah terdampak. Dengan kembali diberangkatkannya Kapal ADRI hari ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat, responsif, dan bersinergi bersama instansi terkait dalam membantu pemulihan di Aceh, Medan, dan Sumatera Barat. *(Dispenad)*



Komentar
Posting Komentar