PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Tahun Akademik 2026/2027 dipastikan mengalami sejumlah penyesuaian. Salah satu perubahan yang menjadi sorotan adalah penggunaan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Seleksi Jalur Prestasi SPMB 2026. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah progresif untuk memperkuat prinsip objektivitas dan meritokrasi dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi. Sekretaris Umum DPP Solidaristas Pers Indonesia (SPI), Sabam Tanjung, menyambut baik perubahan sistem tersebut. Menurutnya, pemanfaatan nilai TKA dalam jalur prestasi dapat meminimalisir penilaian yang bersifat subjektif serta memperluas kesempatan bagi peserta didik berprestasi dari berbagai latar belakang daerah dan sekolah. “Perubahan ini patut diapresiasi karena menempatkan prestasi akademik pada ukuran yang lebih terstandar. Nilai TKA bisa menjadi instrumen penilaian yang lebih adil dan transparan dalam menjaring calon mahasiswa,” ujar Sabam Tanjung. Ia menilai...
Sabam Tanjung (SPI): Jangan Biarkan Anggaran Ratusan Miliar Bisu — Gedung Jantung Riau Harus Difungsikan
PEKANBARU, SABTANEWA.COM --“Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Pers Indonesia (SPI), melalui saya Sabam Tanjung selaku Sekretaris Umum, mendesak kepada Bapak SF Harianto selaku Plt Gubernur Riau untuk segera mengambil tindakan tegas dan konkret menyelesaikan persoalan mangkraknya pembangunan RSUD Arifin Achmad (AA) terutama gedung Pelayanan Jantung Terpadu.
Kondisi saat ini sangat memprihatinkan: meskipun proyek dimulai pada 2022 dengan dukungan anggaran APBN/DAK, gedung belum selesai, dan peralatan medis senilai belasan miliar rupiah justru terlantar di rumah sakit tanpa bisa dimanfaatkan.
Padahal, masyarakat Riau khususnya dari daerah luar kota besar seperti Pekanbaru sangat berharap bahwa fasilitas pelayanan kesehatan khusus jantung tersedia di provinsi ini, agar tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk berobat.
SPI melihat mangkraknya proyek ini sebagai kegagalan penataan pelayanan kesehatan publik, dan menyatakan bahwa anggaran dan fasilitas seharusnya memberi manfaat nyata bagi rakyat, bukan mubazir.
*Kami mendesak Plt Gubernur, bersama semua pihak terkait, untuk:*
* segera menyelesaikan pembangunan gedung jantung termasuk selesaikan konstruksi dan rehabilitasi fisik gedung yang masih terbengkalai;
* memastikan peralatan medis yang sudah dibeli segera dioptimalkan dan bisa digunakan melayani pasien;
* membuka akses layanan jantung terpadu secara maksimal bagi masyarakat Riau, termasuk di daerah-daerah tanpa harus lagi rujuk ke luar Riau;
* menerapkan transparansi dan akuntabilitas anggaran agar rakyat tahu kemana dana publik diarahkan serta melakukan audit bila perlu;
SPI menegaskan, rakyat Riau layak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai dan bermartabat. Kami berharap Plt Gubernur menunjukkan keberpihakan dan komitmen yang serius terhadap hak rakyat atas kemudahan akses kesehatan.
Jika perlu, dorong penyelesaian cepat proyek ini adalah bagian dari amanat moral dan tanggung jawab pemerintahan.”

Komentar
Posting Komentar