TNI Gandeng Bulog Stabilkan Harga Beras, Warga Trenggalek Antusias Serbu SPHP

TRENGGALEK, SABTANEWS.COM  – TNI melalui satuan teritorial kewilayahan terus menunjukkan peran aktif dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah melonjaknya harga beras di pasaran. Wujud nyata komitmen itu ditunjukkan oleh Kodim 0806/Trenggalek yang bersinergi dengan Perum Bulog Trenggalek menggelar penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah, Kamis (14/8/2025).

Program ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi dilaksanakan secara serentak di 14 Koramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek. Setiap Koramil menyalurkan 2 ton beras SPHP yang dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 60.000 per kemasan 5 kilogram. Harga ini jauh di bawah harga pasar yang saat ini bisa menembus lebih dari Rp 75 ribu.

Launching dipusatkan di Koramil 0806-06/Gandusari, dihadiri langsung Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Dr. Imam Nurhadi, S.P., M.Agr. Bahkan keduanya turun langsung melayani pembelian beras warga di lapangan.

“Program ini adalah wujud sinergi nyata antara TNI dan Bulog dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penyaluran beras SPHP bukan sekadar distribusi bahan pangan, tetapi juga langkah strategis menekan laju inflasi dan memperkuat akses masyarakat terhadap komoditas pokok,” tegas Letkol Roy

Pantauan di lapangan, suasana halaman Koramil 0806-06/Gandusari sejak pagi sudah dipadati warga. Antrean panjang terlihat mengular, sebagian warga membawa karung atau tas besar untuk menampung beras yang dibeli. Harga murah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat di tengah kondisi harga pasar yang terus merangkak naik

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek menilai, keterlibatan TNI dalam program SPHP mampu mempercepat distribusi dan menjangkau wilayah-wilayah yang sulit. “Kehadiran TNI di lini distribusi menjamin penyaluran lebih tepat sasaran, menjangkau desa-desa, dan memotong rantai harga yang terlalu panjang,” ujar Imam Nurhadi.

Tak hanya di Gandusari, antusiasme warga juga terlihat di seluruh Koramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek, mulai dari Kecamatan Munjungan hingga Bendungan. Banyak warga rela datang lebih awal sebelum stok beras dibuka.

Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, Bulog, dan TNI. Melalui distribusi masif dan harga terjangkau, program SPHP diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan perekonomian di tingkat bawah.

Komentar

POPULER

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Sutan Nasomal Presiden Ormas KOMPII Dan Partai POM Ajak Semua Kalangan Bergabung.

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit

ASN RS Dinas Lingkungan Hidup Minta Uang BN Dengan janji dapat memasukkan jadi Honorer di Kabupaten Dairi

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Audiensi IKBR dengan Kejati Riau: Sinergi dalam Penegakan Hukum dan Penyuluhan Hukum

Ketua DPD KNPI Riau: Kapolda Irjen Herry Heryawan Dapat Sertifikat Penghargaan Dari Ketua KNPI Riau: Usut Tuntas Kematian Seekor Gajah