BLITAR, SABTANEWS.COM – Pemerintah Kota Blitar bersama jajaran Forkopimda mengikuti Zoom Meeting Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Se-Indonesia Tahun 2025, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar ini dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Acara dimulai dengan penjualan sembako murah untuk masyarakat sekitar, dilanjutkan dengan video conference bersama pemerintah pusat. Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan, dan Menteri Pertanian menyampaikan arahan strategis terkait pengendalian harga pangan, distribusi beras melalui Bulog, hingga target swasembada pangan empat tahun ke depan. Walikota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I, menyampaikan bahwa GPM merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program nasional menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. “Dengan adanya GPM ini, kita harapkan harga kebutuhan pokok tetap stabil, terutama beras,...
SABTANEWS COM - PEKANBARU - Dalam rangka mendukung program Gubernur Riau Abdul Wahid dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata, Disdik Riau membentuk tim teknis guna pengadaan seragam gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB negeri se-Provinsi Riau.
“Terkait pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa SMA/SMK dan SLB negeri di Riau, Disdik Riau telah membentuk tim pengadaan seragam yang berada di bidang masing-masing satuan pendidikan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, melalui Sekretaris Disdik Riau, Arden Simeru, Kamis (10/7/2025).
Arden menjelaskan bahwa saat ini tim teknis sedang menyusun mekanisme dan skema pengadaan.
Program ini direncanakan akan dimasukkan ke dalam komponen pembiayaan melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
“Rencana pengadaan seragam ini akan menggunakan dana BOSDA. Nantinya, pihak sekolah akan bekerja sama langsung dengan penjahit lokal untuk penyediaan seragam,” jelas Arden.
Namun, sebelum proses tersebut dimulai, Disdik Riau akan melakukan revisi terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) tentang BOSDA.
Hal ini diperlukan agar ada dasar hukum yang jelas untuk menyalurkan bantuan personal berupa seragam kepada siswa.
“Dalam juknis BOSDA sebelumnya hanya diatur bantuan operasional dan non-operasional. Dengan revisi ini, akan ada ketentuan yang memungkinkan pengadaan seragam sebagai bantuan personal, bukan kontrak proyek,” lanjutnya.
Disdik Riau menargetkan, revisi Pergub tersebut bisa rampung dan diberlakukan pada semester II tahun 2025, sehingga seragam sekolah gratis dapat mulai disalurkan kepada siswa baru tahun ajaran 2025/2026 pada semester pertama mereka bersekolah.
“Insya Allah semester dua ini pengadaan bisa tuntas, agar siswa baru sudah bisa menerima seragam saat memulai pendidikan di jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri,” tutup Arden. (Rls)
Komentar
Posting Komentar