Langsung ke konten utama

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Hari Ini Tanggal 8 Sampai 15 Desember 2025

MEDAN, SABTANEWS.COM  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 8–15 Desember 2025 di wilayah Sumatera Utara. BMKG mengidentifikasi adanya Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia barat daya Lampung yang menyebabkan terbentuknya belokan angin serta konfluensi (pertemuan massa udara) di wilayah Sumut. Bibit siklon tersebut turut diperkuat oleh aktifnya gelombang atmosfer dan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) di sekitar pusat sirkulasinya. Sementara itu, kondisi IOD negatif yang masih berlangsung hingga Desember 2025, suhu muka laut hangat di kisaran 29–30°C, serta kelembapan udara yang tinggi di berbagai lapisan atmosfer turut menambah pasokan uap air di wilayah Sumatera Utara. Kondisi ini mendorong peningkatan pembentukan awan hujan, terutama di wilayah pantai barat. BMKG memprediksi hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah daerah, meliputi: Dairi, P...

Sergab Ponorogo Masih Rendah, Dandim Ungkap Alasannya


PONOROGO, SABTANEWS.COM - Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono mengungkapkan, serapan gabah (Sergab) di wilayahnya baru mencapai ratusan ton. Angka itu masih jauh dari target yang telah ditentukan hingga bulan April nanti.

"Kami sampaikan, sampai dengan tanggal 7 Maret 2025, pencapaian serapan gabah di Ponorogo telah mencapai 235,9 ton atau sekitar kurang lebih 2 persen dari target yang ditentukan dari Bulog. Karena target dari Bulog sampai dengan akhir April yaitu sebanyak 12.400 ton," kata Pamen TNI AD abituren Akmil 2004 itu dalam keterangannya, Sabtu (8/3/2025) pagi.

Diakui hal itu dipengaruhi kondisi wilayah Ponorogo yang saat ini masih belum memasuki masa panen raya.

"Memang sampai dengan hari ini di wilayah Ponorogo masih belum melaksanakan panen raya. Diperkirakan panen raya di Ponorogo terjadi di minggu ke 3 dan 4 bulan Maret ini sampai dengan akhir April, itu puncak dari penen rayanya. Diharapkan dengan target 12.400 ton tersebut diupayakan bisa tercapai," ujarnya.

"Ke depan harapan kami, kami bisa bekerja sama dengan Bulog dan pemegang anggaran untuk terus berkoordinasi di lapangan. Harapan kita bisa tercapai terkait target tersebut," lanjutnya.

Sedangkan untuk target beras, sebut Dwi, sampai dengan bulan April nanti, Ponorogo ditargetkan sebesar 43.446 ton. Namun sampai dengan saat ini baru mencapai 13,5% atau sekitar 5.876 ton.

Ditanya tentang kendala lain yang dihadapi, Dwi menegaskan, salah satunya adalah kapasitas tampung dari tempat penggilingan Bulog yang ada di Magetan.

"Kendala serapan gabah di Ponorogo memang daya tampungnya penggilingan milik bulog yang ada di Magetan yaitu hanya 120 ton sehari. Itu pun untuk 3 wilayah yaitu Pacitan, Ponorogo, dan Magetan. Termasuk wilayah Ngawi, Madiun, semua diarahkan ke penggilingan yang ada di Magetan punyanya Bulog. Selama ini, itu yang masih menjadi kendala, di sana masih antri untuk memasukkan ke penggilingan untuk proses pengeringan," jelasnya.

Sebagai langkah cepat mengatasi kondisi itu, diakui Dwi, Bulog Cabang Ponorogo telah berkoordinasi dengan pengusaha penggilingan gabah yang ada di Ponorogo agar menerima gabah Bulog untuk dikeringkan dan digiling. Hal itu untuk menambah kapasitas penggilingan sebesar 100-120 ton per hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...