Langsung ke konten utama

Turun ke jalan untuk mendukung Donasi untuk Korban Bencana Sumatra di Posko DPK Pekat IB kota Pekanbaru

RIAU, SABTANEWS.COM - Bencana yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara memicu kepedulian dari berbagai pihak. DPK Rumbai PEKAT IB kota Pekanbaru menjadi salah satu organisasi yang bergerak cepat dengan mendirikan Posko dan aksi turun untuk  penggalangan dana bagi korban banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. ‎kegiatan yang berlangsung penuh  kepedulian tersebut, menggerakan Team media Patrolikriminal86 untuk turut mendukung Giat positif ini, Kaperwil Riau Patrolikriminal86 Ninna Progress bersama anggota Siti Aisyah Nasution dan pimred media jendela turut hadir Pada Jumat (05/12/2025) memberikan dukungan langsung. Kehadiran Kaperwil media itu menjadi dorongan moral bagi para DPK  Rumbai Pekat IB sekaligus bentuk komitmen untuk ikut mengawal aksi Donasi untuk kemanusiaan dan instruksi langsung dari Direktur Media Patrolikriminal86.com Jasriadi, St , dan pimpinan redaksi Media Patrolikriminal86 " wawan "yang menyampaikan rasa   prihatin untuk sem...

Gelorakan Optimisme, Menteri Budi Arie Ajak Belajar dari Bung Hatta



Jakarta, SABTANEWS.COM -- Konon, setelah ditahan dan diasingkan selama 9 tahun pada 1932 s.d. 1941, Jepang menawarkan jabatan penting kepada Mohammad Hatta agar mau bekerja sama dengan Pemerintah Jepang. Tawaran tersebut Bung Hatta tolak dan ia lebih memilih untuk menjadi penasihat. Meski demikian, posisinya sebagai penasihat Pemerintahan Jepang dimanfaatkan Bung Hatta untuk membela kepentingan rakyat Indonesia dan memajukan agenda kemerdekaan.  

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengupas kisah perjuangan Sang Proklamator agar dapat menjadi teladan dalam menjalankan tugas di lembaga pemerintahan. Menurutnya, setiap pejabat pemerintah perlu belajar kepada Bung Hatta agar terus menggelorakan spirit optimisme ke tengah masyarakat.

"Spirit ini sangat krusial untuk menuntaskan program-program prioritas, menuju Visi Indonesia Maju 2045, sekaligus membawa Indonesia keluar dari middle income trap dengan kebijakan-kebijakan strategis di sektor komunikasi dan informatika," ujarnya dalam acara Seminar Eksekutif Jabatan Pimpinan Tinggi dengan Tema “Leaders and the Power of their Influence" yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (14/09/2023).  

Menkominfo menegaskan kisah Bung Hatta dapat menjadi pembelajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian Kominfo. Kisah kehidupan sehari-hari Bung Hatta mampu membawa inspirasi. Termasuk ketika anak Bung Hatta, Gemala Rabiah Hatta, pernah mendapat sentilan sang ayah ketika ketahuan menggunakan amplop dengan Logo Konsulat Jenderal RI untuk kepentingan surat non-negara.  

"Setelah Indonesia merdeka, meskipun ia telah menjadi tokoh pendiri bangsa dan pejabat negara, Hatta tetap hidup dalam kesederhanaan dan kejujuran. Dikisahkan melalui sekretaris pribadinya, Iding Wangsa Widjaja bahwa ia pernah ditegur Bung Hatta karena kedapatan menggunakan tiga lembar kertas dari Sekretariat Wakil Presiden untuk keperluan pribadi,” tuturnya. 

Menteri Budi Arie menekankan empat hal yang bisa ditiru dan dipelajari dari Bung Hatta, yaitu kejelasan visi, kegigihan, integritas dan profesionalisme. Keempatnya akan menjadi bekal dalam menghadapi setiap rintangan yang ada. 

“Inilah yang Kita lihat  dan kental kita tangkap dari kehidupan keseharian Bung Hatta. Nilai-nilai ini lah yang dapat kita tiru dalam menjalankan peranan kita sebagai pimpinan. Tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai teladan bagi semua orang yang kita pimpin," tegasnya.  

Menkominfo menyatakan, Bung Hatta juga kerap menyediakan waktu untuk berhenti sejenak dan beristirahat untuk berkontemplasi. Waktu itu menurutnya dibutuhkan untuk memperbaiki strategi dan taktik, mempersiapkan diri, dan bahu-membahu melangkah lebih maju dengan barisan  kolaborasi lebih kuat menuju hasil yang jauh lebih baik.

“Seperti kata Bung Hatta: “Membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna".  Kita butuh waktu untuk berkontemplasi buat memetik pesan dari apa yang telah dibaca. Dengan begitu, menjadi harapan bersama bahwa kita tidak seterusnya berdiam diri saja tetapi juga mampu untuk bergerak lebih baik,” ujarnya. 

Menurut Menteri Budi Arie, teladan Bung Hatta sangat perlu diterapkan di masa kini sejalan dengan cita-cita untuk menjadi negara maju di tahun 2045. Bagi Kementerian Kominfo yang berhubungan dengan masa depan atau digitalisasi, tentunya semangat Bung Hatta akan relevan dalam merumuskan terobosan dari sisi teknologi maupun informatika. 

“Banyak yang harus kita kerjakan untuk melompat menjadi negara maju. Kita tahu bahwa teknologi informatika ini mendisrupsi banyak hal. Karena itulah tugas Kementerian Kominfo ini harus mewarnai itu," tandasnya. 

Di akhir pidato, Menkominfo Budi Arie mengutip pernyataan Bung Karno, sahabat karib Bung Hatta, "Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia,  dengan kemajuan selangkah pun". Menurutnya, kutipan tersebut akan dapat mendorong seluruh pejabat di lingkungan Kementerian Kominfo tidak terlalu lama terjebak dalam stagnansi.  

"Mari bersama-sama kita nyalakan kembali kemauan dan komitmen untuk memberikan karya terbaik bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara," ajaknya. 

Seminar yang menjadi rangkaian Peringatan Ulang Tahun ke-22 Kementerian Kominfo 2023 itu juga menghadirkan narasumberi Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi, dan Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polhukam PMK, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Iwan Taufiq Purwanto.


Biro Humas Kementerian Kominfo

e-mail: humas@mail.kominfo.go.id

Telp/Faks : 021-3504024

Twitter @kemkominfo

FB: @kemkominfo

IG: @kemenkominfo

website: www.kominfo.go.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...