Langsung ke konten utama

Dua Pria Berhasil Ditangkap,Kapolsek Rokan IV koto IPTU Dodi Ripo Saputra: Ini Komitmen Kami Berantas Narkoba

SABTANEWS COM - ROHUL - Dua orang pria berhasil diamankan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Rokan IV Koto dalam pengungkapan tindak pidana narkotika jenis sabu di Desa Pendalian, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Penangkapan tersebut menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu. Unit Reskrim Polsek Rokan IV Koto menindaklanjuti informasi masyarakat terkait adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Penangkapan itu dilakukan pada Selasa (13/1/2026) sekira pukul 00.30 WIB di sebuah pondok kebun durian. Kapolres Rokan Hulu Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Rokan IV koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H. menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengamankan dua terduga pelaku masing-masing berinisial S (29) dan N (30), yang keduanya merupakan warga Desa Pendalian. “Pada saat dilakukan penindakan dan penggeledahan, petugas menemukan narkotika jenis sa...

Dharmasanti Waisak di Pekanbaru: Gubri Soroti Pentingnya Kasih Sayang dan Kebijaksanaan


Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid saat menghadiri Dharmasanti Waisak yang digelar di Hotel Furaya.

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid mengajak umat Buddha untuk menjadikan Dharmasanti Waisak 2569 BE sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan perdamaian. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Dharmasanti Waisak yang digelar di Hotel Furaya, Pekanbaru, Sabtu (31/5/2025) malam.

Acara ini dihadiri oleh umat Buddha dari berbagai vihara di Pekanbaru dan sekitarnya. Umat Buddha dari berbagai suku, ras, dan golongan bersatu padu untuk menyemarakkan Dharmasanti Waisak tahun ini.

Dalam sambutannya, Gubri menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan Dharmasanti Waisak yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Ia menyebut, Waisak menjadi pengingat nilai-nilai luhur seperti kasih sayang, kebijaksanaan, dan perdamaian.

Wahid mengatakan bahwa Trisuci Waisak yang mencakup kelahiran, pencerahan, dan wafatnya sang Buddha memiliki makna mendalam bagi kehidupan sosial. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat Riau.

"Artinya, kita mengingat apa yang menjadi perdamaian, kasih sayang, kebijaksanaan yang selama ini diamalkan. Sehingga hingga hari ini Buddha tetap berkembang subur di Indonesia. Tentunya ini menjadi rahmat ditengah keberagaman ini, bahwa kita tetap bersatu," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas budaya dalam acara tersebut, dimana barongsai ditampilkan berdampingan dengan tari persembahan Melayu. Bahkan, tarian Melayu dibawakan oleh pelajar Tionghoa, sebagai simbol kuatnya persatuan di Riau.

"Ini artinya kita saling bersatu, tidak ada perbedaan, yang terpenting kita melaksanakan perdamaian dan kebijaksanaan," ucap Gubri.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan perayaan Waisak di tahun-tahun mendatang. Ia bahkan menyarankan agar perayaan tahun depan dilaksanakan di kawasan Candi Muara Takus, Kampar.

"Jika perlu waisak tahun depan kita laksanakan di Candi Muara Takus," kata Wahid diikuti tepuk tangan para peserta Waisak.

Bersamaan dengan perayaan Waisak ini telah diselenggarakan kegiatan sosial yang seperti donor darah, pengobatan gratis, penanaman pohon, serta karya bakti. "Hal ini tidak hanya mencerminkan nilai luhur agama Buddha, tapi juga menjadi wujud nyata konstitusi umat Buddha dalam pembangunan kehidupan sosial yang harmonis dan bermanfaat," ujarnya.

Dharmasanti Waisak 2569 BE di Pekanbaru, Riau, berjalan dengan lancar dan sukses. Acara ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan umat Buddha di Pekanbaru bahkan Provinsi Riau, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.

(Mediacenter Riau/Alw)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...