NGAWI, SABTANEWS.COM – Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, tengah meninjau dan menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur jembatan di dua titik strategis di wilayah Kabupaten Ngawi. Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala aksesibilitas warga yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis dan keterbatasan sarana penyeberangan. Danrem Untoro, menyampaikan bahwa sasaran pertama rencana pembangunan adalah Jembatan Gantung di Desa Puhti, Kecamatan Karangjati. Jembatan ini direncanakan memiliki panjang 40 meter dengan lebar 1,5 meter. "Jembatan ini akan menghubungkan dua area di Dusun Puhti yang terpisah oleh aliran sungai sejak tahun 1970-an. Akibat pengikisan tanah yang memperlebar sehingga menjadi sungai, sebanyak 35 Kepala Keluarga (KK) terisolasi secara akses langsung," ujarnya, Selasa (13/1/2026). Selama ini, warga dan anak sekolah di wilayah tersebut harus memutar sejauh 2 kilometer untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pembangunan jembatan gantung...
SABTANEWS COM - SULUT - Yulius Selvanus resmi menerima dua Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Partai Gerindra Sulawesi Utara dan calon Gubernur Sulawesi Utara. Kepercayaan ini diberikan oleh DPP Gerindra Presiden Terpilih Prabowo Subianto dalam acara "Coffee Morning" bersama insan pers Sulut, yang berlangsung di Sekretariat DPD Partai Gerindra.
Dalam sambutannya, Yulius menekankan pentingnya konsolidasi partai dan berjanji segera melaporkan ke Kesbangpol Sulut serta mengadakan audiensi dengan gubernur dan insan pers.
Ia mengajak seluruh peserta pilkada untuk menghadapi pilkada serentak dengan penuh kegembiraan, tanpa intimidasi, perpecahan, dan penyebaran hoaks, mengingat semboyan "Sulut Torang Samua Basudara."
"Bagaimana kita menciptakan iklim pilkada yang kondusif, tanpa adu domba antar pendukung, sangat penting. Saya mengimbau semua pihak yang akan maju di pilkada untuk menjaga kebersamaan dan menciptakan suasana yang baik, sehingga calon-calon dapat fokus memikirkan kemajuan rakyat dan Sulut," ujar Yulius.
Yulius juga mengingatkan pentingnya menjaga kesatuan NKRI, terutama di wilayah perbatasan utara Indonesia.
Ia mengajak para calon untuk beradu program, bukan saling menyerang, demi pembangunan Sulut yang lebih baik.
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menghentikan penyebaran hoaks dan adu domba yang dapat memecah belah.
Terkait dengan Ibu Kota Negara (IKN), Yulius menyebutkan bahwa Sulut memiliki peluang besar sebagai pintu gerbang IKN.
Yulius juga mengklarifikasi silsilah keluarganya, dengan ayah dari Toraja dan ibu dari Minahasa, serta menekankan agar hal tersebut tidak dijadikan alat untuk memecah belah. "Persatuan dan kesatuan jangan dirusak oleh isu ras dan suku. Kita harus menjaga kebersamaan," tegasnya.
Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan keharmonisan dalam menghadapi pilkada serentak di Sulawesi Utara.
"Ke depan, kami akan mengawal dan meneruskan program Calon Presiden terpilih Prabowo dan Gibran, dengan konsep pembangunan berkelanjutan dari program yang sudah dipersiapkan," (Daniel)
Komentar
Posting Komentar