Waspada Penipuan WhatsApp, Pelaku Catut Nama dan Foto Rahmat Handayani di Pekanbaru


PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan tokoh atau individu tertentu. Kali ini, nama dan foto Rahmat Handayani dicatut oleh pelaku tidak bertanggung jawab untuk memperdaya sejumlah warga di Kota Pekanbaru.

Modus penipuan tersebut terungkap setelah beberapa warga melaporkan adanya pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal yang menggunakan foto profil Rahmat Handayani. Pelaku berusaha membangun komunikasi secara akrab dengan berbagai cara, seolah-olah mengenal dekat calon korban.

Beberapa warga yang hampir menjadi korban antara lain Jefry, warga Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim; Apriadi, warga Jalan Pangeran Hidayat; serta Rahmat Handayani, warga Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim, yang fotonya justru digunakan oleh pelaku penipuan.

Rahmat Handayani selaku pihak yang dirugikan menyampaikan klarifikasi kepada media setelah menerima banyak laporan dari rekan dan koleganya yang dihubungi melalui pesan WhatsApp palsu tersebut, Selasa (10/02/2026).

“Banyak teman-teman yang melapor kepada saya, mereka menerima pesan WhatsApp dari nomor baru yang mengatasnamakan saya dan menggunakan foto profil saya,” ujar Rahmat.

Ia menegaskan bahwa nomor WhatsApp +62 813-7774-693 bukan nomor pribadinya dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan dirinya.

“Nomor itu bukan nomor WhatsApp (WA) saya. Jika bapak atau ibu menerima pesan pribadi dari nomor tersebut, mohon untuk diabaikan,” tegasnya.

Rahmat juga menekankan bahwa dirinya tidak bertanggung jawab atas segala bentuk permintaan, termasuk permintaan transfer uang atau bantuan lainnya, yang mengatasnamakan dirinya melalui nomor tersebut.

“Jika saya meminta sesuatu kepada teman atau kerabat, saya pasti akan bertemu langsung atau menggunakan rekening atas nama saya sendiri,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Rahmat Handayani kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan dirinya. Ia meminta agar setiap informasi dikonfirmasi terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp lamanya atau melalui orang-orang terdekat yang mengenalnya.

“Jika ada yang mengaku sebagai saya, mohon diabaikan atau dikonfirmasi terlebih dahulu. Mari kita lebih waspada terhadap kejahatan siber yang semakin marak,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap penipuan online, khususnya melalui WhatsApp, yang kerap memanfaatkan identitas orang lain demi melancarkan aksi kejahatan.**

Komentar

POPULER

Sutan Nasomal Presiden Ormas KOMPII Dan Partai POM Ajak Semua Kalangan Bergabung.

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

ASN RS Dinas Lingkungan Hidup Minta Uang BN Dengan janji dapat memasukkan jadi Honorer di Kabupaten Dairi

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Ketua DPD KNPI Riau: Kapolda Irjen Herry Heryawan Dapat Sertifikat Penghargaan Dari Ketua KNPI Riau: Usut Tuntas Kematian Seekor Gajah