Kapolri Rotasi Enam Kapolda Jajaran, Kadiv Humas: Bagian dari Pembinaan Karier dan Penyegaran Organisasi
Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari kebijakan pembinaan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta penyegaran struktur di lingkungan Polri sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam upacara tersebut, enam jabatan Kapolda resmi diserahterimakan, yaitu Kapolda Aceh dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. Selanjutnya jabatan Kapolda Sumatera Barat diserahterimakan dari Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si. kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.
Sementara itu, jabatan Kapolda Jawa Barat diserahkan dari Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. Posisi Kapolda Kalimantan Barat kemudian diisi Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., menggantikan Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto.
Adapun jabatan Kapolda Kalimantan Utara beralih dari Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy kepada Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H. Sedangkan Kapolda Papua Barat Daya diserahterimakan dari Brigjen Pol. Gatot Haribowo kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berlangsung secara berkelanjutan. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kualitas organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Menurutnya, proses rotasi jabatan bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi agar Polri tetap adaptif terhadap perkembangan situasi keamanan maupun tuntutan pelayanan publik.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Ia menambahkan, mekanisme mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi modern sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan.
Melalui pergantian pejabat tersebut, Polri berharap setiap Kapolda yang menerima amanah baru dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah tugas masing-masing, melanjutkan program-program yang telah berjalan, serta menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutup Kadiv Humas Polri.

Komentar
Posting Komentar