Oleh Sabam Tanjung Artikel Opini Demokrasi elektoral seharusnya tidak berhenti di bilik suara. Namun dalam praktiknya, pasca Pilkada, yang sering terjadi justru sebaliknya: suara rakyat terutama perempuan perlahan dipinggirkan, sementara lingkaran kekuasaan semakin menyempit pada kolega, kerabat, dan jejaring kepentingan. Dalam setiap tahapan Pilkada, perempuan memegang peran yang sangat strategis. Mereka bukan hanya pemilih, tetapi penggerak. Dari dapur ke posyandu, dari arisan ke majelis taklim, perempuan khususnya ibu-ibu menjadi simpul utama penyebaran pesan politik dan pembentuk opini publik. Tanpa keterlibatan mereka, banyak kandidat tak akan sampai ke kursi kekuasaan. Namun ironi demokrasi itu muncul setelah kemenangan diraih. Dari Pendukung Menjadi Penonton Pasca-Pilkada, tidak sedikit perempuan pendukung kepala daerah justru merasa kehilangan ruang partisipasi. Aspirasi yang dulu didengar kini tak lagi mendapat tempat. Mereka tidak diajak bicara, tidak dilibatkan dalam pe...
SABTANEWS COM - ROHUL - Cooling System, dinilai menjadi strategi jitu untuk ciptakan Pilkada Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun 2024 yang aman, damai, sejuk serta kondusif.
Atas hal tersebut, Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH, mengelar Cooling System dengan merangkul tokoh Agama, Adat dan Masyarakat di Kecamatan Rambah Samo, Jum'at 6 September 2024.
"Kepada para Tokoh untuk menyampaikan kepada seluruh lapisan Masyarakat Rambah Samo untuk bersama-sama untuk menjaga situasi Kamtibmas," sebut AKBP Budi.
"Apalagi saat ini Kabupaten Rohul akan melaksanakan pesta Demokrasi yakni Pilkada Serentak Tahun 2024," terang Eks Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau ini.
Orang Nomor Satu di Mako Polres Rohul ini, berpesan terkait dengan potensi konflik sosial di tengah Masyarakat. "Apabila terjadi, supaya Unsur Upika meminimalisir permasalahan tersebut," imbuhnya.
Khususnya, Kapolres Rohul menegaskan soalnya pembukaan Lahan perkebunan agar tidak dengan cara membakar.
"Jangan mudah terprovokasi dan dipecah-belah isu Politik yang tidak bertanggungjawab, jangan mudah percaya terhadap berita Hoax dan Kampanye hitam,". tutup Budi seraya menyarankan supaya tidak Golongan Putih (Golput)
(Humas Polres Rohul)
Komentar
Posting Komentar