Hari Terakhir Cabor Atletik PON XXI, Odekta Naibaho Persembahkan Medali Emas Buat DKI Jakarta


DELI SERDANG, SABTANEWS.COM  - Atlet pelari asal DKI Jakarta, Odekta Naibaho berhasil raih medali emas pada event PON XXI Aceh-Sumut nomor maraton. Tampil di Jalan arteri Medan - Kualanamu ke Jalan Sultan Serdang Diserdang, Kamis (19/9) sejauh sejauh 42,195, Odekta berhasil menjadi yang terbaik. 

Letusan tembakan tanda mulai berlari dilakukan Ketua PASI Sumut, David Luther. Dia melepas 7 pelari maraton dari kontingen asal DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Utara, dan Aceh.

Berikut hasil catatan waktu event maraton putri:

1. Odekta Naibaho(DKI Jakarta) dengan nomor pelari(86) sampai pertama ke garis finish   (2:48:51.00), sekaligus meraih medali emas,.

2. Irma Handayani(Kalimantan Timur) dengan nomor pelari(200) mendapatkan posisi kedua di garis finish. Catatan waktu(2:55:02.00).

3. Pretty Sihite(Sumatera Utara) dengan nomor pelari(324) menempati posisi ketiga di garis finish. Catatan waktu(2:55:59.00).

Selanjutnya Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) diserahkan David yang diiringi dengan foto bersama pelatih dan pembina masing-masing kontingen. (PB PON XXI SUMUT/Mukhtar Habib)

FOTO BY PB PON XXI Sumut / Agatha Capri

Komentar

POPULER

Alwis Septian " Melayani Masyarakat di Bulan Puasa Adalah Ibadah Bagi Kami

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kapolres Tanah Karo Terima Kunjungan Silahturahmi LSM LPKN-Tipikor Dengan Penuh Kekeluargaan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Babinsa Candi Gatak Intensifkan Komsos, Pererat Hubungan dan Jaga Kondusivitas Wilayah

Meski Puasa Dan Bekerja Seharian, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Tetap Laksanakan Tadarus Di Desa Krisik

Adolf Bastian Kecam Dugaan Intimidasi Kepsek, Tegaskan Pengawasan Harus Profesional