Tajuk Rencana Oleh Redaksi Salah satu kekeliruan yang paling sering berulang dalam pemberitaan dan percakapan publik adalah anggapan bahwa hukuman di bawah lima tahun dijalani di Rutan, sedangkan hukuman di atas lima tahun harus di Lapas. Anggapan ini keliru, menyesatkan, dan berpotensi merusak prinsip dasar hukum pidana serta pemasyarakatan. Dalam sistem hukum Indonesia, Rutan dan Lapas tidak dibedakan berdasarkan lama hukuman, melainkan berdasarkan status hukum seseorang. Rutan adalah tempat bagi mereka yang masih berstatus tersangka atau terdakwa yakni orang yang belum diputus bersalah secara berkekuatan hukum tetap (inkracht). Sementara Lapas diperuntukkan bagi narapidana, yaitu mereka yang telah dijatuhi vonis tetap oleh pengadilan. Sayangnya, mitos “batas lima tahun” terlanjur hidup di tengah masyarakat. Bahkan, tidak jarang ikut diperkuat oleh pernyataan aparat, narasi media, atau asumsi publik yang tidak berbasis aturan. Padahal, tidak satu pun peraturan perundang – undangan ba...
DELI SERDANG, SABTANEWS.COM - Atlet pelari asal DKI Jakarta, Odekta Naibaho berhasil raih medali emas pada event PON XXI Aceh-Sumut nomor maraton. Tampil di Jalan arteri Medan - Kualanamu ke Jalan Sultan Serdang Diserdang, Kamis (19/9) sejauh sejauh 42,195, Odekta berhasil menjadi yang terbaik.
Letusan tembakan tanda mulai berlari dilakukan Ketua PASI Sumut, David Luther. Dia melepas 7 pelari maraton dari kontingen asal DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Utara, dan Aceh.
Berikut hasil catatan waktu event maraton putri:
1. Odekta Naibaho(DKI Jakarta) dengan nomor pelari(86) sampai pertama ke garis finish (2:48:51.00), sekaligus meraih medali emas,.
2. Irma Handayani(Kalimantan Timur) dengan nomor pelari(200) mendapatkan posisi kedua di garis finish. Catatan waktu(2:55:02.00).
3. Pretty Sihite(Sumatera Utara) dengan nomor pelari(324) menempati posisi ketiga di garis finish. Catatan waktu(2:55:59.00).
Selanjutnya Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) diserahkan David yang diiringi dengan foto bersama pelatih dan pembina masing-masing kontingen. (PB PON XXI SUMUT/Mukhtar Habib)
FOTO BY PB PON XXI Sumut / Agatha Capri
Komentar
Posting Komentar