ROKAN HILIR, Kamis (08/01/2026) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Kepala Bagian Umum Setda Rohil, Samsuri, SH, M.Si, memberikan klarifikasi terkait keberangkatan dirinya bersama tim kerja yang belakangan menjadi perhatian publik. Samsuri menjelaskan, keberangkatan tersebut dilakukan dalam rangka membangun semangat kerja dan kekompakan internal setelah menjalani rutinitas pekerjaan sepanjang tahun, di bawah kepemimpinan Bupati Rokan Hilir H. Bistamam. “Kami selama ini bergulat dengan pekerjaan pelayanan pemerintahan yang cukup padat. Keberangkatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga motivasi dan kebersamaan tim agar tetap solid dalam menjalankan tugas kepada masyarakat,” ujar Samsuri, Kamis (08/01/2026). Ia mengakui bahwa waktu pelaksanaan keberangkatan tersebut terlihat beririsan dengan jam kerja. Namun, menurutnya, hal itu terjadi karena keterbatasan waktu yang dimiliki setelah sebelumnya menunda agenda libur akhir tahun. “Kalau dilihat dari sisi waktu, mungkin terkesan d...
Sering Terjadi Kecelakaan Akibat Jalan Rusak, Terkesan Dinas PUPR Kota Gunungsito dan Telukdalam Hanya Menonton Saja!!
SABTANEWS COM - NIAS/SUMUT - Sekian periode Pemerinta Daerah menjalani roda pemerintahan, namun perhatian dan rasa kepedulian terhadap rusaknya ruas jalan didaerah Khususnya kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara masih tampak minim, hingga terkesan hanya menjadi bahan tontonan bagi para pemangku kepentingan.
Seperti halnya dengan kerusakan beberapa titik ruas jalan Nias Tengah yang merupakan akses penghubung kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Selatan, bertepatan di perbatasan desa Lolomoyo dengan desa Hilikara, kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan dan sekitarnya, yakni kecamatan Onohazumba dan Kecamatan Huruna.
Dimana, sejak beberapa tahun silam telah mengalami kerusakan berat hingga banyak pengendara yang menjadi korban kecelakaan.
Tokoh masyarakat inisial SN menyampaikan, bahwa kerusakan ruas jalan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah sangat meresahkan bagi masyarakat serta mempengaruhi perekonomian masyarakat, Selasa (23/07/2024).
"Jalan ini merupakan satu-satunya akses penghubung yang paling dekat antara kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Selatan. Namun sangat disayangkan karena kurangnya perhatian Pemerintah Daerah melalui pihak PUPR, Dinashub dan pihak pemerintah terkait. Dimana, hampir setiap hari pengendara mengalami kecelakaan ketika melintas tetapi sampai saat ini belum ada perbaikan sama sekali," ujarnya.
Lanjut, "bahwasanya pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkesan tutup mata atas keluh kesah masyarakat terhadap kondisi ruas jalan yang dimaksud," kesanya.
"Pembangunan infrastruktur sangat minim terhadap jalan ini, jangankan pembangunan jalan tol permanen sedangkan untuk rehab ringan saja tidak ada dari pihak PUPR maupun Dishub hingga mereka terkesan tutup mata seolah-olah tidak mau perduli akan kepentingan masyarakat umum," imbuhnya.
Hampir semua masyarakat yang melintas dari Kota Gunungsitoli ke Kabupaten Nias Selatan mengeluhkan dan berharap kepada Pemerintah Daerah supaya ruas jalan tersebut dapat segera direhabilitasi guna mencegah kecelakaan.
"Selain kekhawatiran pengendara terhadap rawannya kecelakaan, dampak dari pada rusaknya jalan ini juga berefek terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat, yakni ongkos angkutan semakin mahal akibat jarak dan waktu tempuh yang lambat. Semoga Pemerintahan Daerah Kota Gunung Sitoli dan Kabupaten Nias Selatan bisa memperhatikan kondisi ruas jalan ini sesegera mungkin," harapnya. (Team)
Sumber; Abisama Halawa
Komentar
Posting Komentar