MADIUN, SABTANEWS.COM - Di penghujung tahun 2025, TNI kembali dihadapkan pada berbagai tantangan seperti terjadinya bencana alam di berbagai daerah di Indonesia dan ketegangan geopolitik global yang menuntut TNI harus lebih bertindak PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern serta Adaptif). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pun berterima kasih kepada jajarannya yang telah bekerja keras dalam menghadapi berbagai tentangan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan ASN TNI yang telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas mulia untuk bangsa dan negara yang kita cintai,” kata Panglima TNI dalam sambutan yang dibacakan Letkol Inf Meina Helmi pada upacara bendera di Makorem, Jl. Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Senin (19/1/2026). Jenderal Agus menilai, keberhasilan dalam menghadapi tantangan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, serta moralitas seluruh ...
Aktivis Peduli Rohul Berikan Sinyal Keras Terhadap, Calo, Penjual & Pembeli lahan HPT Haiti Kubu Pauh
SABTANEWS COM - ROHUL - Aktivis Peduli Kabupaten Rokan Hulu bakal giring dan kawal laporan dari tokoh masyarakat Dua Desa Di kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Riau,
Diketahui,Bahwa beberapa hari yang lalu datang tokoh masyarakat
yang mengaku sebagai tokoh dari Desa Rambah Tengah Barat (Kaiti) dan Desa Sialang Jaya untuk melaporkan terkait bebasnya aktivitas jual-beli lahan diatas kawasan HPT Kubu Pauh,
“Para tokoh dari dua Desa tersebut mendatangi aktivis Rohul dan melaporkan para pelaku perambahan kawasan HPT Kaiti-kubupauh.”ucap Aktivis Peduli Rohul Irwan efendi Hasibuan.
Aktivis Peduli Rohul Irwan efendi Hasibuan kepada media ini mengatakan, Bahwa pihaknya akan mengawal dan menindak lanjuti laporan tokoh Desa Rambah Tengah Barat (Kaiti) dan Desa Sialang Jaya serta akan melaporkan para pelaku ke Polda Riau,ujar aktivis ini,
” Kami sudah merngantongi sejumlah nama pelaku perambahan, nama calo, nama penjual lahan HPT dan kita tinggal melengkapi berkas saja, setelah berkas lengkap, oknum-oknum ini akan kita laporkan ke Polda ,”tegasnya
Di jelaskan irwan efendi Hasibuan , dari sekian banyak nama para calo,penjual dan Pembeli yang menjadi prioritas utama yang akan di laporkan ke penegak hukum adalah oknum Pemerintah Desa yang melegalkan jual beli lahan tersebut,kata Irwan efendi Hasibuan,
” Di jelaskannya lagi berdasarkan laporan dari tokoh dua Desa tersebut,Ada empat Desa yakni Desa Rambah Tengah Hulu (Pawan,Desa Sialang Jaya,Desa Rambah Tengah Barat (Kaiti) dan Desa Suka Maju (Batang Samo) dan yang paling banyak terjadi jual-beli dan perambahan menggunakan alat berat,adalah Desa Sialang Jaya dan Desa Rambah Tengah Barat (Kaiti),
Setelah semua berkas terkumpul, para pelaku akan langsung kita laporkan,” tutupnya. (Irwan Hsb)
Komentar
Posting Komentar