TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...
Napan,NTT, SABTANEWS.COM - Perhatikan masyarakat yang ada di daerah perbatasan, Pos Napan Satgas Yonkav 6/Naga Karimata berbagi sembako kepada salah satu Masyarakat yang ada di Desa Napan, Kec. Bikomi Utara, Kab. TTU, Prov. NTT. (20/5/24)
Dalam rangka kepedulian terhadap masyarakat di daerah perbatasan, Pos Napan Satgas Yonkav 6/Naga Karimata memberikan bantuan berupa sembako kepada Bapa Darius Siki. Pemberian sembako ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan dan membantu kelangsungan hidup mereka.
"Terima kasih kepada TNI yang telah memberikan bantuan sembako ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi kami dan juga bapak tentara." Ujar Bapa Darius

Komentar
Posting Komentar