Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Pekanbaru yang Lebih Maju
Kegiatan Musrenbang tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dan dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemimpin terdahulu, hingga perwakilan pihak swasta. Kehadiran Yuniarto dalam forum ini menjadi bagian dari sinergi antarinstansi dalam mendukung arah pembangunan daerah yang lebih komprehensif.
Dalam sambutannya, Wali Kota Agung Nugroho menegaskan bahwa pembangunan Kota Pekanbaru masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait pemerataan infrastruktur serta pengendalian banjir. Meski demikian, ia menyebut upaya yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil, salah satunya dengan waktu surut banjir yang kini lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
“Infrastruktur belum merata, pengendalian banjir masih terus kita perjuangkan. Memang belum tuntas, tapi sekarang surutnya sudah lebih cepat,” ujarnya.
Selain itu, Agung juga memaparkan berbagai capaian selama masa kepemimpinannya, termasuk keberhasilan menyelesaikan utang daerah pada tahun pertama. Namun, pemerintah daerah kembali dihadapkan pada tantangan berupa pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp433 miliar. Meski demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru justru mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai Rp1,2 triliun pada tahun lalu.
Di sektor infrastruktur, Pemko Pekanbaru telah menyelesaikan pembangunan dan pengaspalan sekitar 42 kilometer jalan pada 2025, serta menargetkan tambahan sekitar 50 kilometer jalan pada 2026. Sementara itu, program pelayanan dasar seperti Universal Health Coverage (UHC) juga terus dilanjutkan guna menjamin akses kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Musrenbang sebagai forum strategis dalam menyerap aspirasi dan merumuskan arah pembangunan daerah. Ia menilai kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan instansi pemasyarakatan, sangat penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif, sehingga program pembangunan Kota Pekanbaru ke depan semakin tepat sasaran serta mampu menjawab berbagai tantangan yang ada.
Editor ST

Komentar
Posting Komentar