Latpraops secara resmi dibuka oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H. dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polresta Pekanbaru serta seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.
Dalam sambutannya, Kapolresta Pekanbaru menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan merupakan operasi terbuka, sehingga kehadiran personel di lapangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional agar tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di Kota Pekanbaru.
Kapolresta juga menegaskan bahwa tujuan utama Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 adalah terjaganya kondusivitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat. Untuk itu, seluruh satgas yang telah ditunjuk di Polresta Pekanbaru diminta agar selalu bersinergi dengan instansi dan stakeholder terkait dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Lebih lanjut, Kapolresta mengingatkan agar seluruh personel melaksanakan cara bertindak sesuai dengan rencana operasi (Renops) dan tetap berpedoman pada prosedur yang berlaku. Daerah rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan kemacetan diminta menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pengaturan lalu lintas.
Selain itu, Kapolresta Pekanbaru juga menekankan pentingnya pelaksanaan analisa dan evaluasi (anev) secara rutin selama operasi berlangsung. Ia menyampaikan bahwa penilaian Polda Riau terhadap pelaksanaan operasi didasarkan pada kualitas dan kuantitas kegiatan serta pelaporan, sehingga seluruh personel diharapkan dapat meningkatkan kinerja agar Polresta Pekanbaru meraih hasil terbaik di jajaran Polda Riau.
Rangkaian kegiatan Latpraops dilanjutkan dengan paparan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 oleh para pemateri, laporan, doa, serta pelepasan tanda peserta latihan pra operasi. Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB dan selama berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali.






Komentar
Posting Komentar