Masuki Malam Ketiga Ramadhan, Kalapas dan Jajaran Kembali Tarawih Bersama Warga Binaan
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran turut hadir dan mengikuti langsung pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah bersama warga binaan. Kehadiran pimpinan dan petugas ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan keagamaan, sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.
Kepala Lapas Pekanbaru menyampaikan bahwa pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk membentuk karakter warga binaan menjadi lebih baik, khususnya dalam meningkatkan kualitas spiritual selama menjalani masa pembinaan.
“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari warga binaan dalam menyambut dan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Hal ini dibuktikan dengan jumlah kehadiran Shalat Tarawih malam ini yang diikuti oleh sebanyak 632 orang warga binaan. Ini merupakan hal yang sangat positif sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian dan peningkatan keimanan mereka,” ungkap Yuniarto.
Ia menambahkan bahwa pihak Lapas terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan kesadaran moral dan tanggung jawab pribadi.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan ceramah agama, kami berharap warga binaan dapat memanfaatkan waktu selama menjalani masa pembinaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan Shalat Tarawih malam ke-3 ini berlangsung dengan tertib hingga selesai. Para warga binaan tampak khusyuk dan mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan, mencerminkan semangat kebersamaan serta tekad untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Komentar
Posting Komentar