Langsung ke konten utama

Babinsa Koramil Cepogo Hadiri Tradisi Nyadran, Wujud Pelestarian Budaya dan Penguatan Silaturahmi Warga

BOYOLALI, SABTANEWS.COM  – Tradisi Sadranan atau Nyadran yang digelar masyarakat Desa Sukabumi dan Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu (07/02/2026). Tradisi yang rutin dilaksanakan setiap pertengahan Bulan Ruwah dalam penanggalan Jawa, menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan ini, menjadi momen penting untuk mendoakan leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Tiga Babinsa Koramil 06/Cepogo Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Serka Samsuri turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Prosesi Nyadran diawali dengan ziarah kubur, doa bersama di makam leluhur, serta kenduri dengan membawa aneka makanan tradisional dalam tenong dan nasi tumpeng. Serka Samsuri menyampaikan bahwa Nyadran bukan hanya tradisi mendoakan leluhur, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi warga, laya...

Dari Perjuangan ke Kebanggaan, Jonrius Sinurat Lulus Sarjana Hukum di UNRIKA


BATAM, SABTANEWS.COM  – Perjalanan panjang penuh disiplin, doa, dan pengorbanan akhirnya menuntun Jonrius Sinurat mencapai satu titik penting dalam hidupnya. Pada Jumat, 6 Februari 2026, di ruang peradilan semu Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA), ia resmi menyandang gelar Sarjana Hukum dengan konsentrasi Hukum Tata Negara setelah dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan.

Skripsi yang ia pertahankan berjudul “Implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terhadap Perlindungan Wartawan dalam Mewujudkan Kemerdekaan Pers.” Sebuah topik yang menuntut ketajaman analisis sekaligus keberanian akademik.

Di hadapan para penguji, Jonrius mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai peneliti. Ketua Penguji, Dr. (c.) Winda Roselina Effendi, S.I.P., M.I.P., bersama dua Penguji lainnya, Dr. Seftia Azrianti, S.H., M.H., dan Rabu, S.H., M.H., menilai karya tersebut memiliki kekuatan pada analisis.

“Bapak sudah mampu menganalisis, bukan hanya mengutip wawancara. Peneliti hadir di dalam penelitian. Data primer dan sekunder sudah terpenuhi. Secara keseluruhan sesuai kaidah penulisan,” ungkapnya.

Pengakuan itu menjadi energi besar. Terlebih bagi Jonrius yang menjalani kuliah sambil memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga.

Detik penentuan kelulusan menjadi klimaks. Saat kalimat lulus dengan nilai sangat memuaskan dibacakan, ruang sidang seakan berubah menjadi ruang syukur.

Jonrius menundukkan kepala, berterima kasih dalam hati.

Di luar ruangan, dua anaknya, Cornelius Nielsen Sinurat (12) dan Nelly Laurentia Sinurat (8) sudah menunggu. Mereka mungkin tidak mengikuti seluruh dinamika akademik di dalam, tetapi mereka memahami satu hal: ayah mereka sedang berjuang.

“Kami melihat sendiri Papa belajar sampai larut. Hari ini kami ikut merasakan hasilnya,” kata Nelly.

Cornelius menambahkan, “Semoga Papa terus maju dan jadi kebanggaan banyak orang,” ujarnya dengan semangat.

Sementara itu, sang istri Lianni Nababan yang tidak bisa hadir secara fisik karena bekerja, menyampaikan pesan penuh cinta.

“Perjuangan ini panjang. Saya menyaksikan setiap lelahnya. Tapi saya juga percaya, Tuhan tidak pernah tidur. Hari ini adalah hadiah,” ucapnya.

Banjir ucapan selamat datang dari pimpinan universitas, jajaran fakultas, para dosen pembimbing, hingga kerabat dan sahabat. Dukungan itu menjadi bukti bahwa keberhasilan seseorang tak pernah berdiri sendiri.

Menariknya, kebahagiaan belum berhenti sampai di situ.

Beberapa jam setelaDari Perjuangan ke Kebanggaan, Jonrius Sinurat Lulus Sarjana Hukum di UNRIKA

h sidang, ibunda Jonrius menelepon. Tanpa tahu bahwa anaknya baru saja lulus, ia hanya ingin mendengar kabar. Ketika diberi tahu tentang kelulusan tersebut, sang ibu spontan bersyukur.

“Berarti ini gerakan batin,” kata Jonrius menirukan ucapan ibunya, sebuah kalimat sederhana yang justru menggetarkan hati.

Setelah semuanya usai, Jonrius, kedua anaknya, dan teman-teman seperjuangan memanfaatkan waktu untuk berfoto di berbagai sudut kampus. Tawa pecah, rasa lelah luruh, digantikan harapan.

Dalam refleksinya, Jonrius menyebut hari itu sebagai salah satu momen paling membahagiakan dalam hidupnya.

“Terima kasih untuk semua doa, dukungan, dan kepercayaan. Ini bukan akhir, tapi awal untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Kelulusan ini bukan sekadar akademik. Ia adalah simbol bahwa tekad, ketika dirawat dengan kesabaran, pada waktunya akan berubah menjadi kemenangan.

Dan kini, Jonrius Sinurat, S.H., menatap masa depan dengan keyakinan baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...