Bupati Zukri Hadiri Rangkaian Tradisi Belimau Sultan di Pelalawan
Kegiatan adat yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Pelalawan tersebut dipusatkan di Istana Sayap Pelalawan, kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan menuju Tepian Sungai Kampar, tepatnya di anjungan yang telah disiapkan di wilayah Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, yakni kawasan yang memiliki nilai historis sebagai pusat Kerajaan Pelalawan.
Kehadiran Bupati Zukri dalam prosesi ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap pelestarian adat dan budaya Melayu yang sarat nilai religius, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Sultan Kerajaan Pelalawan yang dilaksanakan pada pagi hari, dilanjutkan dengan makan beradat di Ruang Tamu Istana Sayap Pelalawan, sebelum kemudian mengikuti puncak prosesi adat Mandi Belimau Sultan di tepian Sungai Kampar.
Bupati Zukri menyapaikan bahwa tradisi Belimau Sultan bukan sekedar seremoni budaya, melainkan memiliki makna spiritual sebagai sarana penyucian diri lahir dan batin menjelang Ramadhan.
“Melalui prosesi ini kita diingatkan untuk membersihkan diri, mempererat silaturahmi, serta mempersiapkan diri agar dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk.” katanya.
Bupati juga berharap tradisi adat seperti Belimau Sultan terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang memperkuat identitas daerah sekaligus memperkokoh nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat yang ikut menyaksikan rangkaian adat hingga selesai dilaksanakan.(MC.Pelalawan).



Komentar
Posting Komentar