Begini Kunci Kemanunggalan TMMD Ke 127 Kodim Wonogiri Di Desa Kembang


WONOGIRI, SABTANEWS.COM  - ‎Konsep kemanunggalan atau kolaborasi dengan menerapkan prinsip "Berat Sama Dipikul Ringan Sama Dijinjing” menjadi kunci keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0728/Wonogiri bersama warga di desa Kembang, Kecamatan Jatipurno. 



"Selaku anggota Satgas TMMD  ke-127 saya menilai sasaran fisik tidak akan tercapai jika tidak ada kebersamaan antara TNI dan masyarakat setempat," kata Serda Rionda anggota TNI dari satuan Lanud Adi Sumarmo yang tergabung dalam Satgas TMMD 127, Selasa (17/2/2026).

Untuk itu, menurut Serda Rionda, dalam TMMD Ke-127 Kodim 0728/Wonogiri yang diselenggarakan di Desa Kembang, Satgas TMMD selalu mengajak semua komponen warga di wilayah itu, seperti semboyan “berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing” yang berarti suka duka,susah senang dirasakan semuanya di Program TMMD.

“Selama ini Satgas TMMD dan warga selalu kompak dan bersama-sama dalam mengerjakan sasaran fisik, sehingga hasil progres pembangunan menunjukan hasil yang positif,” pungkasnya.

Untuk diketahui TMMD Kodim 0728/Wonogiri tahun ini dipusatkan di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, yang dimulai sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026 mendatang.

(Agus Kemplu)

Editor ST

Komentar

POPULER

DPRD Dumai Gelar Rapat RDP Bersama Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal Terkait Kecelakaan Kerja

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

DPD-SPI Toba Gelar Rapat Program Kerja Tahun 2026

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Pemprov Riau Akan Sanksi Sekolah Yang Gelar Perpisahan di Hotel

Pangdam I/BB Kunjungi satuan Jasdam I/BB dan Topdam I/BB, Pastikan Kesiapan operasional Satuan

185 Siswa Dilepas, SMA Plus Riau Cetak Calon Pemimpin Masa Depan

Pemprov Riau Akui Keterbatasan Anggaran, Namun Dorong SMA Plus Masuk Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi