Tak hanya dilaksanakan di Pantai Watu Mejo, kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah titik lainnya di Kabupaten Pacitan. Secara keseluruhan, sebanyak 10.800 bibit Mangrove dan tanaman keras ditanam.
“Total untuk Mangrove kita menanam sebanyak 3.500 bibit, sementara untuk tanaman kerasnya sebanyak 7.300 bibit,” kata Danrem Untoro kepada awak media.
Pamen TNI AD itu menegaskan, aksi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dengan berbagai komponen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“TNI terus bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh pihak, baik Polri, pemerintah daerah, pemerhati lingkungan, maupun elemen masyarakat lainnya, salah satunya melalui kepedulian terhadap pelestarian lingkungan semacam ini,” jelasnya.
Khusus untuk Mangrove, ia mengungkapkan bahwa tanaman tersebut memiliki kemampuan yang kuat untuk menahan air laut sehingga efektif mencegah terjadinya abrasi di daerah pesisir.
Untoro juga berharap kepada masyarakat akan keberlanjutan dari upaya penanaman Mangrove dan tanaman keras yang telah dilakukan.
“Pesan kami kepada masyarakat, apa yang telah ditanam hari ini supaya dapat terus dipelihara dan dilanjutkan secara berkesinambungan. Karena kalau alam kita perhatikan, kita jaga, kita lestarikan, maka alam juga akan melindungi kita,” pungkasnya.




Komentar
Posting Komentar