Razia Gabungan Blok Hunian WBP Lapas Kelas IIA Pekanbaru: Sinergi TNI-Polri dan Pemasyarakatan Berhasil Amankan Barang Terlarang*


PEKANBARU, SABTANEWS.COM – Malam hari Jumat yang cerah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru berubah menjadi suasana tegas dan disiplin ketika puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, dan petugas Pemasyarakatan melaksanakan razia mendadak di seluruh blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan razia gabungan yang digelar mulai pukul 20.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar. ( Sabtu 29/11/2025)

"Sasaran utama razia kali ini adalah memastikan tidak ada barang-barang terlarang seperti handphone, senjata tajam, narkotika, maupun benda lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas," ujar Maizar saat memimpin apel gelar pasukan di lapangan upacara Lapas Pekanbaru.

Sebanyak 40 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Anggota Polsek Bukit Raya, Koramil 0301-5/ Sail, serta pejabat struktural, staf dan regu pengamanan Lapas Pekanbaru. Razia dilakukan secara serentak di blok hunian WBP.

Dalam waktu kurang dari dua jam, petugas berhasil mengamankan puluhan barang terlarang, di antaranya: 15 unit telepon seluler berbagai merek, 1 buah senjata tajam rakitan serta puluhan barang terlarang lainnya. Tidak ditemukan narkoba dan sejenisnya dalam razia kali ini. 

Maizar menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh instansi yang terlibat. "Ini bukti nyata sinergitas TNI-Polri dan Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan di Riau, khususnya di Lapas Pekanbaru yang saat ini berstatus overkapasitas lebih dari 200%. Razia seperti ini akan terus kami gelar secara rutin dan mendadak agar efek jera benar-benar tercipta," tegasnya.

Maizar menambahkan bahwa seluruh barang bukti akan segera diproses untuk pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, sementara WBP yang terbukti memiliki atau menyimpan barang terlarang akan dikenai sanksi disiplin berat, termasuk kemungkinan penempatan di sel isolasi atau pemblokiran kunjungan.

Usai razia, Maizar melakukan pengecekan langsung ke beberapa kamar hunian serta berdialog dengan perwakilan WBP. "Kami ingin lapas bukan hanya tempat menjalani hukuman, tapi juga tempat pembinaan yang kondusif. Untuk itu, kebersihan, ketertiban, dan keamanan harus terus dijaga bersama," pesannya.

Razia gabungan yang berlangsung aman, tertib, dan terkendali ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang bersih, humanis, namun tetap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran. (JR)

Komentar

POPULER

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Sutan Nasomal Presiden Ormas KOMPII Dan Partai POM Ajak Semua Kalangan Bergabung.

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit

ASN RS Dinas Lingkungan Hidup Minta Uang BN Dengan janji dapat memasukkan jadi Honorer di Kabupaten Dairi

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Audiensi IKBR dengan Kejati Riau: Sinergi dalam Penegakan Hukum dan Penyuluhan Hukum

Ketua DPD KNPI Riau: Kapolda Irjen Herry Heryawan Dapat Sertifikat Penghargaan Dari Ketua KNPI Riau: Usut Tuntas Kematian Seekor Gajah