AHCC Pekanbaru 2026: Ketika Pemimpin Dipulihkan, Pelayanan Digerakkan Kembali
Kegiatan ini diprakarsai oleh Adulam Ministry bersama GBI Daan Mogot Jakarta dan Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Riau, dengan satu tujuan yang jelas: memulihkan hati pasangan suami istri gembala agar mereka kembali memimpin dengan kasih, kekuatan, dan visi yang baru.
Dipimpin langsung oleh Pdt. Alex Leo bersama tim pelayanan dari Jakarta yang berjumlah sekitar 40 orang, setiap sesi dalam AHCC menghadirkan atmosfer yang hangat, jujur, dan penuh kuasa pemulihan. Tanpa rundown yang dibagikan, para peserta justru dibawa masuk dalam pengalaman yang penuh kejutan rohani, setiap sesi menjadi momen perjumpaan yang tidak terduga, namun sangat mengubahkan.
Sebanyak 110 pasangan suami istri Pendeta dan Gembala Sidang dari berbagai sinode gereja dan kabupaten se-Provinsi Riau hadir dengan satu kerinduan: dipulihkan. Dan mereka pulang dengan lebih dari sekadar harapan, mereka pulang dengan hati yang diperbaharui.
Sejak Kamis pagi pukul 08.00 WIB hingga Jumat sore pukul 17.00 WIB, Firman Tuhan disampaikan dengan kuat, relevan, dan menyentuh area terdalam kehidupan rumah tangga para pemimpin. Tangis, tawa, kejujuran, dan rekonsiliasi menjadi bagian dari perjalanan setiap pasangan.
Tidak hanya dari sisi rohani, panitia juga menghadirkan pelayanan yang istimewa dan penuh perhatian. Akomodasi hotel, konsumsi berkualitas, hingga berbagai perlengkapan dan aksesoris yang dirancang khusus untuk membangun kembali kehangatan dan keromantisan suami istri, dipersiapkan dengan sangat detail. Setiap aspek acara menunjukkan kesungguhan hati untuk melayani para hamba Tuhan secara maksimal.
Ketua Panitia, Chandra, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan jauh-jauh hari, tidak hanya secara teknis tetapi juga melalui doa dan puasa. “Kami percaya, apa yang terjadi di sini bukan kebetulan, tetapi jawaban doa,” ungkapnya.
Sementara itu, Pdt. Alex Leo menyampaikan kerinduan yang mendalam agar melalui AHCC, para pendeta dan gembala di Riau mengalami pemulihan yang sejati, sehingga daerah ini semakin dipenuhi kemuliaan Tuhan. Ia juga berharap Asosiasi Pendeta Indonesia (API) terus menjadi alat Tuhan yang berdampak di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua DPD API Riau, Pdt. Anton Situmeang M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pengorbanan serta dedikasi tim AHCC dan GBI Daan Mogot Jakarta. “Pelayanan ini bukan hal yang sederhana. Ada harga yang dibayar, tetapi hasilnya nyata, para pendeta dan gembala dipulihkan dan diberkati,” ujarnya.
Ia juga menegaskan harapan agar kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak pemimpin rohani di masa yang akan datang terkhusus di daerah provinsi Riau
Sebagai ungkapan syukur, di akhir acara Ketua DPD API Riau bersama seluruh Ketua DPC se-Provinsi Riau menyerahkan cenderamata kepada tim pelayanan dari Jakarta.
Kesaksian para peserta menjadi penutup yang kuat dari seluruh rangkaian kegiatan ini. Dengan penuh haru dan sukacita, mereka menyampaikan bahwa AHCC telah menjadi titik balik dalam kehidupan pernikahan dan pelayanan mereka. Banyak yang pulang dengan hati yang dipulihkan, semangat yang diperbaharui, serta visi yang lebih jelas untuk melayani Tuhan.
AHCC Pekanbaru 2026 bukan sekadar acara, ini adalah gerakan pemulihan. Sebab ketika para pemimpin dipulihkan, maka keluarga dikuatkan, gereja dibangkitkan, dan wilayah akan dipenuhi dengan kemuliaan Tuhan.
Penulis : Pdt. Anton Situmeang M.Pd
Editor ST

Komentar
Posting Komentar