Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Sosialisasi dan Penilaian Pengukuran IKR

SABTANEWS COM - PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai mengikuti Sosialisasi dan Penilaian Pengukuran IKR (Indeks Kapabilitas Rehabilitasi) Tahun 2025 yang digelar oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi pada Selasa (23/9/2025).
Hal ini diikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom, diikuti oleh Tim Kesehatan Klinik Lapas Narkotika Rumbai, Dokter dan Perawat Lapas. Pada zoom meeting ini juga diikuti oleh seluruh Lapas dan Rutan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Indonesia.

Indeks Kapabilitas Rehabilitasi (IKR) merupakan hasil pengukuran kinerja dan kemampuan lembaga rehabilitasi di Indonesia dalam memberikan layanan rehabilitasi kepada masyarakat termasuk warga binaan yang penggunaan berbasis aplikasi. Ini bertujuan untuk meningkatkan kembali pemahaman dan kemampuan dalam mengukur kapabilitas layanan rehabilitasi yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui Aplikasi IKR.

Dengan mengikuti kegiatan ini, Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy menyampaikan ini menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kapabilitas layanan rehabilitasi, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dan mendukung proses reintegrasi mereka ke masyarakat.

Komentar

POPULER

DPRD Dumai Gelar Rapat RDP Bersama Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal Terkait Kecelakaan Kerja

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

DPD-SPI Toba Gelar Rapat Program Kerja Tahun 2026

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Pangdam I/BB Kunjungi satuan Jasdam I/BB dan Topdam I/BB, Pastikan Kesiapan operasional Satuan

Pemprov Riau Akan Sanksi Sekolah Yang Gelar Perpisahan di Hotel

185 Siswa Dilepas, SMA Plus Riau Cetak Calon Pemimpin Masa Depan

Pemprov Riau Akui Keterbatasan Anggaran, Namun Dorong SMA Plus Masuk Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi