Pos Kamundan Satgas Kewilayahan Yonif 642/Kapuas Laksanakan Kegiatan Komsos


KALITAMI, SABTANEWS.COM --  Pos Kamundan DPP Serda Ahan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di Puskesmas Kalitami. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan warga setempat, sekaligus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. (4/5/2025)

Dalam kegiatan tersebut, salah satu personel Pos Kamundan terlihat berdialog hangat dengan dua orang ibu rumah tangga, salah satunya sedang menggendong anak. Mereka berbincang mengenai layanan kesehatan yang tersedia serta pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Suasana penuh keakraban ini mencerminkan komitmen TNI dalam membina hubungan baik dan mendukung kesejahteraan masyarakat di daerah penugasan.

Salah satu warga, Ibu Rina (38th) menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. “Kami merasa senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI di sini. Semoga mereka selalu sehat dan terus membantu kami, terutama dalam hal kesehatan dan keamanan lingkungan,” ujarnya. (Pen Yonif 642/Kps)

Komentar

POPULER

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka

GOTONG ROYONG GREEN POLICING RT 01/RW 13 BERLANGSUNG SUKSES, PERERAT SINERGI MASYARAKAT, PEMERINTAH, POLRI DAN TNI

Ombudsman Riau Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026, Ingatkan Sekolah Patuhi Kuota

BPMP Riau: Kuota Afirmasi Wajib 30 Persen, Kepala Sekolah Diminta Proaktif Dampingi Siswa Kurang Mampu