Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Dairi, Pesan Mendikdasmen ; Pendidikan Adalah Hak Asasi

DAIRI, SABTANEWS.COM -- Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Dairi, Jumat 2 Mei 2025 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Dairi.

Dalam upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, Sekda, Charles Bantjin, pasa ASN serta pelajar dari tingkat SD hingga SMA ini, Wakil Bupati Wahyu Sagala membacakan sambutan Menteri Pendidikan Menengah dan Dasar (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Disampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukanlah sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba.

Disebut, Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.

"Sesuai amanat konstitusi, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab- sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan. Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara. Sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur,' ujarnya.

Mendikdasmen juga menyoroti keberadaan guru, tenaga pendidik dan kependidikan. Dijelaskan bahwa presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas, kualifikasi, serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan. Dengan cara demikian, dijelaskan bahwa guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban.

"Para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran tetapi juga mentor dan konselor para murid, Guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka dan duka serta memandu para muridnya mencapai cita-cita luhur. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa. Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional mari kita saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan "Pendidikan Bermutu untuk Semua"," Ucapnya.(Gandali)

Komentar

POPULER

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Ketua Mapala Riau: Green Policing Layak Didukung untuk Cegah Karhutla Berulang

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo

SPMB Riau 2026 Berakhir, Daya Tampung Sekolah Negeri dan Swasta Capai 132.883 Kursi

Dari Kampus Unesa 5 Magetan: TNI Merawat Nilai Kebangsaan

Bukti Nyata Ketahanan Pangan Presisi, Kapolsek Bangko Apresiasi Produktivitas Kelompok Tani Suak Air Hitam

Tetap Semangat Percepat Pengecoran Rabat Jalan, Anggota Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Di Bulan Puasa

Talud Jatiprahu Longsor, Warga Bantaran Sungai Diminta Waspada