Warga Desa Palung Raya Hanyut di Sungai Kampar, Tim Gabungan Lakukan Pencarian


TAMBANG, SABTANEWS.COM  — Seorang lansia bernama Suwarni (71 tahun), warga Desa Palung Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, dilaporkan hanyut di Sungai Kampar, kejadian memilukan ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Sabtu (26/4/2025). 

Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban pergi ke sungai sekitar pukul 06.30 WIB untuk mandi, seperti biasanya. Sekitar pukul 07.00 WIB, salah seorang warga melihat korban dari kejauhan tampak terbawa arus sungai sambil melambaikan tangan, diduga meminta pertolongan. Warga segera berupaya menolong, namun derasnya arus dan kondisi air yang keruh membuat korban dengan cepat tenggelam dan menghilang dari pandangan.

Pencarian langsung dilakukan oleh warga setempat dan saat ini telah melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi. Tim rescue dari Polres Kampar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kampar, serta Tim SAR dari Provinsi Riau telah turun ke lokasi kejadian. Mereka melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu karet dan peralatan pencarian lainnya.

Kondisi arus yang deras dan air yang keruh menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dan berkoordinasi untuk memperluas area penelusuran.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Kampar, agar lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas berisiko di sungai, terutama pada saat debit air meningkat. (DISKOMINFOKAMPAR/WEF)

Komentar

POPULER

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka

GOTONG ROYONG GREEN POLICING RT 01/RW 13 BERLANGSUNG SUKSES, PERERAT SINERGI MASYARAKAT, PEMERINTAH, POLRI DAN TNI

Ombudsman Riau Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026, Ingatkan Sekolah Patuhi Kuota

BPMP Riau: Kuota Afirmasi Wajib 30 Persen, Kepala Sekolah Diminta Proaktif Dampingi Siswa Kurang Mampu