Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Perkenalkan Alat Perontok Padi Manual kepada Warga di Desa Inbate


KABUPATEN TTU, SABTANEWS.COM — Tiga personel dari Pos Nino Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY yang dipimpin langsung oleh Danpos Serka Didik Kurniawan melaksanakan kegiatan pengenalan cara membuat alat perontok padi manual di kediaman Bapak Yosep Litte, warga Desa Inbate. 

Dalam kegiatan tersebut, Danpos Nino mengajak Bapak Yosep Litte untuk bersama-sama belajar membuat alat perontok padi sederhana yang dapat digunakan secara manual oleh masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu para petani agar proses perontokan padi dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu bantuan alat dari luar desa.

“Kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus belajar bersama masyarakat, agar mereka bisa mandiri dan hasil panen bisa diproses dengan lebih cepat,” ujar Serka Didik.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut, bahkan merasa sangat terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan di lapangan.

“Dengan alat perontok ini, kami jadi tidak perlu menunggu lama untuk merontokkan padi. Sangat membantu,” ungkap Bapak Yosep.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Satgas Pamtas dalam mendukung kemandirian masyarakat di wilayah perbatasan, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam hal pemberdayaan dan teknologi tepat guna. (Pen Yonarhanud 15/DBY)

Komentar

POPULER

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Dari Kampus Unesa 5 Magetan: TNI Merawat Nilai Kebangsaan

Talud Jatiprahu Longsor, Warga Bantaran Sungai Diminta Waspada

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka

Pria Kelahiran Purwokerto, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan senilai 450jt, Gegara Judol.