NGAWI, SABTANEWS.COM – Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, tengah meninjau dan menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur jembatan di dua titik strategis di wilayah Kabupaten Ngawi. Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala aksesibilitas warga yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis dan keterbatasan sarana penyeberangan. Danrem Untoro, menyampaikan bahwa sasaran pertama rencana pembangunan adalah Jembatan Gantung di Desa Puhti, Kecamatan Karangjati. Jembatan ini direncanakan memiliki panjang 40 meter dengan lebar 1,5 meter. "Jembatan ini akan menghubungkan dua area di Dusun Puhti yang terpisah oleh aliran sungai sejak tahun 1970-an. Akibat pengikisan tanah yang memperlebar sehingga menjadi sungai, sebanyak 35 Kepala Keluarga (KK) terisolasi secara akses langsung," ujarnya, Selasa (13/1/2026). Selama ini, warga dan anak sekolah di wilayah tersebut harus memutar sejauh 2 kilometer untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pembangunan jembatan gantung...
SRAGEN, SABTANEWS.COM -- Pendidikan karakter merupakan fondasi penting bagi pembangunan bangsa. Anggota Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen Serda Eko Cipto berperan aktif dalam membentuk karakter generasi muda melalui pelatihan baris berbaris kepada para ketarunaan.
Dengan penuh kesabaran dan keteladanan, Serda Eko membimbing para ketarunaan dalam berbagai gerakan baris berbaris. Mulai dari sikap sempurna, gerakan berjalan, sampai dengan formasi yang lebih kompleks. Latihan ini tidak hanya melatih kedisiplinan dan kekompakan, tetapi juga membentuk mental yang kuat dan tangguh.
"Latihan baris berbaris ini sangat penting untuk membentuk karakter para pemuda, Disiplin, kekompakan, dan kepatuhan merupakan nilai-nilai yang harus ditanamkan sejak dini." Kata Eko.
Para siswa tampak antusias mengikuti latihan. Mereka berlatih dengan semangat, mematuhi instruksi dari Serda Eko. Keringat bercucuran, namun mereka tidak menyerah. Mereka memahami bahwa latihan ini bukan hanya untuk menguasai gerakan baris berbaris, tetapi juga untuk membangun karakter dan mental yang kuat.
"Saya merasa bangga bisa mengikuti latihan ini, Latihan ini mengajarkan saya tentang disiplin, kekompakan, dan pentingnya kerja sama dalam tim." Ucap Fredi salah satu siswa.
Kegiatan pelatihan baris berbaris ini merupakan contoh nyata keterlibatan Babinsa dalam pembangunan karakter generasi muda. Melalui latihan ini, diharapkan para ketarunaan dapat menjadi generasi yang disiplin, tangguh, dan berperan aktif dalam pembangunan desa dan negara.
(Agus Kemplu)

Komentar
Posting Komentar