Kasus Duel Berdarah di Sengkol Belum Menemukan Titik Terang


PRAYA, SABTANEWS.COM -- Kasus duel berdarah antara warga sipil LAD alias Dante dan oknum anggota Polisi, Aipda LS, yang terjadi pada Sabtu, 8 Februari 2025 di Sengkol Lonbok Tengah masih belum menemukan titik terang atau kepastian hukumnya. Meskipun keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana penganiayaan berat namun tidak ada penahanan yang dilakukan

Kuasa hukum Dante, Muhanan SH MH, mempertanyakan kejelasan dan transparansi penanganan kasus tersebut. Sementara Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Imam Maladi, menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses.

Muhanan SH menyampaikan informasi yang diperoleh bahwa berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan, namun belum menerima hasil penelitian maupun petunjuk tambahan. Bahkan, SP2T (Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka) pun sudah lama diterima, namun tidak ada perkembangan signifikan, ini kita pertanyakan ada apa? 

"Hari ini kami dampingi Dante, mendatangi Unit Pidum untuk mempertanyakan perkembangan kasus tersebut' ungkapnya

Dikatakan Muhanan SH, salah satu hal yang juga menjadi sorotan publik, adalah hilangnya handphone milik Dante yang diyakini menyimpan bukti penting dalam kasus ini. Ia menegaskan bahwa tugas penyidiklah yang seharusnya menelusuri keberadaan barang bukti tersebut.

Ia berharap agar kasus ini segera dituntaskan secara adil dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (ms)

Komentar

POPULER

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Dari Kampus Unesa 5 Magetan: TNI Merawat Nilai Kebangsaan

Talud Jatiprahu Longsor, Warga Bantaran Sungai Diminta Waspada

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

Pria Kelahiran Purwokerto, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan senilai 450jt, Gegara Judol.

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka